Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Advertorial

Diskominfo Semakin Gencar Melalui Program Berbasis ASO

331
×

Diskominfo Semakin Gencar Melalui Program Berbasis ASO

Sebarkan artikel ini

Kadis Kominfo Kaltim, HM Faisal.(Ist)

Timeskaltim.com, Samarinda – Pemerintah pusat melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengagas Program berbasis Analog Switch Off (ASO). Hal tersebut direspon positif oleh Kepala Diskominfo Kaltim, Muhammad Faisal saat ditemui awak media, Rabu (6/4/2022) siang.

Kata dia, Kaltim akan menerapkan ASO mulai 30 April 2022 mendatang. Gagasan itu sesuai dengan target program atau penghentian siaran televisi analog menuju Digital Switch On (DSO).

Menurut Kadis Kominfo Kaltim, Muhammad Faisal menyebut, DSO Kaltim juga diterapkan bersamaan dengan 56 wilayah layanan siaran. Wilayah itu terdiri dari 166 kabupaten/kota.

“Setelah mundur dari tahun lalu walaupun sudah kita sudah siap, akhirnya ASO di Kaltim akan dimulai pada tanggal 30 April mendatang,” ujar pria dengan sapaan Faisal itu.

Faisal  merincikan, untuk Kaltim akan dilaksanakan di Kaltim 1 dan Kaltim 2. Untuk wilayah Kaltim 1 meliputi regional Kota Samarinda, kota Bontang dan Kabupaten Kutai Kertanegara.

Sementara untuk wilayah Kaltim 2 meliputi Kota Balikpapan dan Kabupaten Penajam Paser Utara.

“Saat ini saja di Kota Samarinda, hanya dengan bermodalkan antena luar biasa, sudah dapat menikmati 27 channel siaran dengan kualitas yang bagus, bersih, dan jernih,” jelasnya.

“Sedang di Balikpapan sudah bisa menangkapu 24 channel siaran,” tambah Faisal.

Kata dia, dalam rentang kurang dari 50 hari, pelaksanaan ASO di Kaltim akan dimulai. Artinya Warga Kaltim harus pula bersiap-siap untuk menikmati siaran digital dengan tampilan gambar yang lebih bagus.

“Mari persiapkan perangkatnya, sudah banyak dijual dengan harga yang terjangkau untuk antena maupun set the box atau STB jika televisinya belum digital. Dan jangan khawatir pula pengguna TV Kabel dan satelit yang berbayar tidak akan terdampak dengan migrasi ini,” tandas Faisal. (Adv/Wan)