Anggota DPRD Kukar, Sopan Sopian berkunjung ke Villa Pak Kaning berada tak jauh dari Kelurahan Mahulu, Kota Tenggarong.(Ist)
Timeskaltim.com, Kukar – Mantan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Syaukani HR memiliki Villa dengan panorama indah, di Tenggarong. Letaknya, di RT 2 Kelurahan Mahulu Tenggarong. Pada masa Jayanya, warga setempat berbondong-bondong untuk dapat berkunjung ke Villa miliknya.
Kenapa tidak, dengan pemandangan sejuk dan eksotis. Sangat cocok, bagi yang tengah healing selfan berlibur. Tentu saja, untuk mengistirahatkan diri dari kepadatan rutinitas pekerjaan.
Hingga saat ini, Villa itu menjadi sepi pengunjung. Namun, ada kabar baik bagi para warga Tenggarong.
Dikabarkan, beberapa usulan dilontarkan untuk menjadi solusi terhadap pengelolaan villa tersebut. Diantaranya, Lurah Mahulu, Bayu Ramandha Bani Nugraha.
“Kami sudah usulkan tempat tersebut jadi kantor Kecamatan Tenggarong Ulu jika pemekaran Kecamatan Tenggarong terwujud,” sebut Bayu, saat dikonfirmasi media ini, Minggu (19/2/2023) siang.
Bayu menyebut, rencana pemekaran Kecamatan Tenggarong sudah masuk kajian di Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah(Balitbangda) Kukar.
Pihak Kelurahan Maluhu sudah diminta untuk mengisi apa yang diminta Balitbangda sebagai dokumen pendukung pemekaran kecamatan.
“Sekitar tahun 2021, kami sudah diminta untuk mengisi kuisioner terkait pemekaran Tenggarong,” sebutnya.
Dirinya punya pertimbangan tersendiri mengusulkan villa Pak Kaning jadi pusat pemerintahan Kecamatan Tenggarong Ulu.
Letaknya sangat strategis menghubungkan kelurahan lainnya yang rencana masuk bagian Kecamatan Tenggarong Ulu, yaitu Mangkurawang, Loa Tebu, Desa Bendang Raya dan Rapak Lambur.
“Tinggal kita lakukan komunikasi saja dengan pihak keluarga almarhum Pak Kaning,” sebutnya.
Apakah villa tersebut ada yang menghuni? “Sepasang suami istri yang menjagai villa tersebut,” ungkapnya.
Anggota DPRD Kukar Sopan Sopian yang belum lama ini melihat kondisi langsung villa Pak Kaning mengusulkan pemanfaatan villa menjadi obyek wisata.
“Sayang tempat ini tidak terawat dan tempat ini bisa juga dijadikan tempat hiburan wisata alam, hutan gunung yang masih asri dan segar,” tandasnya.(Wan)












