Anggota DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar. (Berby/Times Kaltim)
Timeskaltim.com, Samarinda – Anggota DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar, mengungkapkan bahwa saat ini Kota Samarinda masih perlu meningkatkan pelayanan akan kualitas air bersihnya.
Terlebih di daerah yang jauh dari pusat kota, air bersih masih menjadi momok bagi masyarakat kota Tepian. Oleh sebab itu, ia mendorong Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kencana agar dapat melihat kelapangan dan meningkatkan layanan terhadap masyarakat kota Samarinda.
“Saat ini Perumdam Tirta Kencana telah mencapai 73 persen cakupan pelayanan air bersih di Samarinda, namun target 100 persen harus bisa dilakukan untuk pelayanan air bersih kalau bisa tidak harus menunggu tahun depan,” ujarnya baru-baru ini.
Deni menjelaskan bahwa, salah satu langkah yang direkomendasikannya adalah Perumdam Tirta Kencana harus berani berinvestasi. Deni menyarankan agar Perumdam membangun Instalasi Pengolahan Air (IPA) di kawasan yang belum teraliri air bersih.
“Jika tidak ada lahan, mereka harus membelinya. Saat ini, Perumdam telah mengumpulkan laba sekitar 100 miliar pada tahun 2023. Kami berharap mereka berani berinvestasi agar kebutuhan dasar warga kota Samarinda terkait air bersih dapat terpenuhi,” ujarnya.
Selain itu, Deni juga menyoroti pentingnya pengawasan dan perawatan berkala terhadap pipa-pipa air. Ia menekankan bahwa perbaikan kebocoran pipa harus dilakukan dengan cepat untuk mencegah masalah yang berlarut-larut hingga berminggu-minggu.
“Kami mengharapkan Perumdam dapat menangani kebocoran dan masalah lainnya dengan cepat agar tidak mengganggu suplai air bersih bagi warga. Masalah yang biasanya bisa berlarut hingga satu atau dua minggu harus diminimalisir,” tegasnya.
Dengan langkah-langkah ini, Deni berharap Perumdam Tirta Kencana dapat memenuhi kebutuhan dasar warga Samarinda terkait air bersih dan meningkatkan kualitas pelayanan secara keseluruhan.
“Kita harapkan mereka berani, supaya kebutuhan dasar warga kota Samarinda bisa terpenuhi masalah air bersih ini,” tandasnya. (Bey)












