Anggota DPRD Kota Samarinda, Sani Bin Husain. (Berby/Times Kaltim)
Timeskaltim.com, Samarinda – Anggota DPRD Kota Samarinda, Sani Bin Husain mengimbau kepada orang tua agar selalu mengawasi anak-anaknya terlebih saat menonton film, salah satunya film bergenre horor.
Hal itu disampaikannya, sebab kebiasaan menonton film horor dapat mempengaruhi pola pikir dan kepribadiannya. Terlebih jika anak-anak masih dalam masa perkembangan awal.
“Tidak sesuai konsumsinya, jadi harus diawasi, banyak mental anak yang rusak bahkan orang dewasa pun karena menonton film horor,” ujarnya, Selasa (21/5/2024).
Meskipun terbilang normal, ada dampak buruk yang tidak bisa disepelekan dari menonton film horor. Mulai dari gangguan kecemasan, sulit tidur, hingga menjadi agresif.
Kondisi ini kemudian membuat Wakil Ketua Komisi IV itu merasa khawatir dengan perkembangan anak-anak saat ini. Belum lagi dunia perfilman yang semakin berkembang menjadi tantangan tersendiri bagi orang tua agar lebih peduli dengan perkembangan anak.
“Saya larang anak saya nonton film horor itu melemahkan mental, anak-anak jadi takut, yang dewasa aja takut juga. Jemuran saja itu siang, takut. Siang-siang kok takut, itu aneh,” ungkapnya.
Walau menimbulkan sensasi seru dan menegangkan, Sani justru menyarankan anak-anak agar menonton film bergenre komedi ketimbang yang menakutkan, tetapi tetap dengan film yang sesuai dengan batasan usia si kecil.
“Lebih baik nonton komedi, lucu, benar kalau mau cari hiburan kan ketawa-ketawa. Kalau film horor ini tidak baik karena kondisi Indonesia saja sudah menakutkan, apalagi film horor itu kan bisa mempengaruhi mental anak,” pungkasnya. (Bey)












