Anggota DPRD Kota Samarinda, Damayanti. (Berby/Times Kaltim)
Timeskaltim.com, Samarinda – Anggota DPRD Kota Samarinda, Damayanti menilai jika anggaran untuk pemberdayaan anak di Kota Samarinda penting untuk ditingkatkan.
Diketahui, anggaran tersebut mengalami kenaikan signifikan dari Rp300 juta menjadi Rp1 miliar untuk 2024 ini.
Damayanti menekankan semua perencanaan harus didasari konsep Kota Layak Anak (KLA), berbagai masalah seperti trotoar yang bongkar pasang karena tidak layak anak dapat dihindari.
“Jika semua perencanaan didasari dengan KLA, kita akan menghindari masalah seperti trotoar yang bongkar pasang karena tidak layak anak. Kita sudah bisa melihat hasilnya di Kota Samarinda,” ujar Damayanti, Senin (27/5/2024).
Penerapan konsep KLA dalam pembangunan sekolah kini juga menjadi fokus utama yang mencakup fasilitas seperti toilet, tangga, dan gedung baru, untuk menghindari pengulangan pembangunan yang tidak efektif.
“Ini bukan hanya tanggung jawab pihak eksekutif, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama. Kami di DPRD juga berkomitmen untuk saling melengkapi,” katanya.
Damayanti juga menyoroti pentingnya guru-guru untuk terus meningkatkan kualitas diri dan fokus pada pendidikan anak, yang juga berkaitan dengan kesejahteraan mereka.
Guru-guru harus terus meningkatkan kualitas diri dan fokus pada pendidikan anak. Ini juga berkaitan dengan kesejahteraan mereka, jadi semua pihak harus terlibat,” tandasnya. (Bey)












