Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
BalikpapanDPRD Kaltim

Damayanti, Paparkan Pentingnya Menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa

397
×

Damayanti, Paparkan Pentingnya Menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa

Sebarkan artikel ini
Suasana Sosialisasi Wawasan Kebangsaan oleh Anggota DPRD Kaltim, Damayanti

Timeskaltim.com, Balikpapan- Dalam upaya meningkatkan rasa nasionalisme di seluruh lapisan masyarakat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah mempunyai peranan penting dalam rangka penyebarluasan wawasan kebangsaan ke wilayah kabupaten, kota se Kaltim, terutama di daerah pemilihan (Dapil).

Salah satunya legislator dapil Kota Balikpapan Damayanti, menyelenggarakan sosialisasi wawasan kebangsaan di Kelurahan Klandasan Ulu Kecamatan Balikpapan Kota, Sabtu (16/11/2024).

Dalam sambutannya Damayanti, menyampaikan konsep kebangsaan yang perlu ditanamkan yakni keragaman dan perbedaan dalam satu kesatuan bhinneka tunggal ika, hal tersebut merupakan representasi karakter bangsa yang diwujudkan dengan tujuan mempersatukan seluruh kemajemukan yang ada dalam wilayah negara kesatuan Republik Indonesia ini.

“Melalui penyebarluasan wawasan kebangsaan ini, kita dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat betapa pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” ujar Damayanti.

Selain itu kegiatan sosbang ini dilaksanakan dalam rangka menyampaikan informasi kepada seluruh lapisan masyarakat yang ada di Kaltim, terkait pemahaman wawasan kebangsaan terutama pengetahuan Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika.

“Wawasan kebangsaan ini sangat penting untuk memperkuat rasa persatuan dan kesatuan di lingkungan masyarakat dengan beragam suku, agama, dan golongan agar hidup rukun,” cetusnya.

Suasana Sosialisasi Wawasan Kebangsaan Oleh DPRD Kaltim, Damayanti

Ia berharap dengan sosialisasi ini dapat menumbuh suburkan nilai-nilai kebersamaan dan saling menghormati satu sama lain serta membangun karakter dan nilai ideologi bangsa dalam menciptakan persatuan dan kesatuan.

Sementara narasumber, Michael Adams menambahkan pentingnya pemahaman ideologi pancasila pada pemuda sebagai aset penerus pembangunan bangsa guna menangkal dampak negatif globalisasi seperti paham radikal, narkoba, dan pornografi.

“Oleh karena itu, sangat diharapkan kerja sama dari semua pihak untuk memelihara aset berupa generasi muda ini dari pengaruh buruk yang dapat merusak pola pikir di masa pertumbuhannya menjadi penerus bangsa,” pesannya.

Adams menekankan kepada para peserta yang hadir agar terus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

“Dimulai dari menjaga persatuan dan kesatuan dalam pertemanan di lingkungan sekitar, sehingga ke depannya dapat menjadi tonggak terjaganya persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia,” pungkasnya. (Adv/Fiku).