Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
DPRD Kaltim

Damayanti Gelar PDD Ke 9 Kepemerintahan yang Baik Bersumber dari Nilai Budaya Bangsa

103
×

Damayanti Gelar PDD Ke 9 Kepemerintahan yang Baik Bersumber dari Nilai Budaya Bangsa

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Kaltim, Damayanti saat menyampaikan sambutan dalam kegiatan dialog rakyat.

Timeskaltim.com, Balikpapan-  Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim kembali melaksanakan Penguatan Demokrasi Daerah (PDD) dengan tema “Kepemerintahan yang baik bersumber dari nilai budaya bangsa” dilaksanakan oleh Ketua Fraksi PKB, Damayanti di Kelurahan Mekar Sari , Kecamatan Balikpapan Tengah Minggu (19/10/2025).

Dalam sambutanya legislator DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Damayanti mengatakan bahwa pendidikan politik perlu terus digalakkan, khususnya bagi perempuan, agar memahami peran penting masyarakat dalam mewujudkan pemerintahan yang baik.

“Kegiatan ini mayoritas dihadiri oleh ibu-ibu. Materi yang kita bahas berkaitan dengan pendidikan politik dan pemerintahan yang baik yang bersumber dari nilai budaya bangsa. Nanti kita pertajam dalam diskusi” ujar Damayanti.

Dalam kesempatan yang sama, Syafruddin menegaskan bahwa pemahaman tentang pemerintahan yang baik penting untuk dimiliki oleh semua lapisan masyarakat, termasuk perempuan.

“Ibu-ibu tidak jarang melakukan gerakan politik. Dalam negara, pemerintah adalah fungsi negara. Karena itu, pemahaman tentang indikator pemerintahan yang baik perlu dikuasai,” jelasnya.

Ia juga menambahkan, ciri pemimpin yang baik tercermin dari kompetensi, integritas, komitmen terhadap rakyat, serta visi yang berpihak pada kepentingan masyarakat.

“Pemimpin yang baik mampu memberi solusi terhadap berbagai persoalan bangsa, mulai dari masalah sosial seperti narkoba hingga penguatan lembaga pendidikan seperti pesantren,” paparnya.

Dalam sesi diskusi, salah satu peserta, menyampaikan aspirasi terkait kebijakan pendidikan di daerah.

“Kami berharap pendidikan benar-benar gratis dan dapat dijangkau semua kalangan. Ibu-ibu lebih mementingkan pendidikan anak-anaknya daripada kepentingan pribadi,” ungkapnya.

Kegiatan ini menjadi ajang penting untuk memperkuat pemahaman politik dan nilai demokrasi di tingkat daerah, sekaligus meneguhkan komitmen masyarakat dalam mewujudkan pemerintahan yang berintegritas dan berlandaskan nilai budaya bangsa.