Timeskaltim.com, Samarinda – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim) dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Damayanti, menyoroti pentingnya penerapan kurikulum sex education sejak usia dini di sekolah-sekolah.
Hal ini diungkapkan menyusul tingginya angka kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur yang masih marak terjadi di Kaltim.
Diketahui, menurut data dari Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (Simfoni PPA), sepanjang tahun 2023, tercatat adanya peningkatan signifikan jumlah kasus kekerasan seksual di Kaltim, dengan 1.108 kasus. Angka ini menunjukkan perlunya langkah preventif yang lebih serius untuk melindungi anak-anak.
Oleh karena itu, ia menegaskan, bahwa pendidikan tentang kesehatan reproduksi dan seksualitas seharusnya tidak lagi dianggap tabu, melainkan menjadi kebutuhan yang harus dipahami oleh anak-anak sejak usia sekolah dasar.
“Melihat dari segi pendidikan, kita menyoroti bahwa SD dan SMP dinaungi oleh pemerintah kabupaten atau kota, sementara untuk SMA dan SMK berada di bawah pemerintah provinsi. Oleh karena itu, perlu adanya dorongan dari pemerintah di semua tingkat untuk memasukkan kurikulum sex education sejak dini,” jelas Damayanti pada, Rabu (23/10/2024).
Sebagai Ketua Fraksi PKB di DPRD Kaltim juga, Damayanti menegaskan, perlunya sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten atau kota dalam mengatasi permasalahan ini.
“Pembelajaran semacam ini bukan hal yang tabu. Justru anak-anak harus memahami masalah tersebut untuk menghindari risiko menjadi korban atau pelaku kekerasan seksual,” tambahnya.
“Artinya harus ada kerja sama antara pemerintah provensi dan kabupaten atau kota,” timpalnya
Dalam posisinya sebagai wakil rakyat, ia berkomitmen, untuk memperjuangkan program-program yang mendukung kesejahteraan dan perlindungan anak di Kaltim.
Sebagai informasi, Damayanti, yang baru dilantik sebagai anggota DPRD Kaltim pada 2 September 2024, berhasil terpilih untuk periode 2024-2029 mewakili daerah pemilihan (dapil) 2 dengan perolehan suara sebanyak 12.372 suara. (Rob/Bey)












