Timeskaltim.com, Balikpapan- Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Damayanti melaksanakan kegiatan Penguatan Demokrasi Daerah (PDD) ke-1 Tahun 2026 yang digelar di Kelurahan Sepinggan Baru Kecamatan Balikpapan Selatan, Kota Balikpapan.
Kegiatan yang mengusung tema “Partisipasi Publik dalam Penyelenggaraan Tata Pemerintahan yang Demokratis” ini menjadi ruang strategis untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keterlibatan aktif dalam proses pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
Ketua Fraksi PKB DPRD Kaltim, Damayanti menjelaskan bahwa kualitas demokrasi sangat ditentukan oleh tingkat partisipasi masyarakat. Menurutnya partisipasi publik merupakan pilar utama dalam penyelenggaraan tata pemerintahan yang demokratis. Keterlibatan masyarakat tidak hanya dibutuhkan pada saat pemilihan umum, tetapi juga dalam seluruh siklus kebijakan publik mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga pengawasan.
“Partisipasi publik menjadi indikator penting keberhasilan demokrasi dan tata kelola pemerintahan yang transparan serta akuntabel. Tanpa keterlibatan masyarakat, pemerintahan akan kehilangan arah dan kebijakan yang dihasilkan berpotensi jauh dari kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, Ia menekankan peran masyarakat tidak berhenti pada momentum pemilihan umum semata, tetapi harus berkelanjutan dalam kehidupan demokrasi sehari-hari. Masyarakat, kata dia, memiliki hak dan tanggung jawab untuk terus mengawal jalannya pemerintahan.
“Demokrasi tidak cukup hanya memilih, tetapi juga mengawal. Masyarakat berhak menyampaikan aspirasi, memberikan kritik, serta melakukan pengawasan agar pemerintahan berjalan sesuai kepentingan publik,” bebernya.
Damayanti menegaskan komitmennya untuk terus membuka dan memperluas ruang partisipasi publik di daerah. Ia meyakini pemerintahan yang kuat lahir dari kesediaan untuk mendengar suara masyarakat.
“Pemerintahan yang kuat adalah pemerintahan yang mau mendengar. Ketika masyarakat diberi ruang untuk terlibat, kepercayaan publik akan tumbuh dan demokrasi semakin matang,” tutupnya.












