Timeskaltim.com, Samarinda – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Damayanti, menyoroti minimnya perhatian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim, terhadap ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor pendidikan dan kesehatan.
Damayanti berkeinginan, agar dalam pembahasan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), kualitas peningkatan SDM pada sektor pendidikan dan kesehatan bisa menjadi prioritas.
“Pemprov jangan hanya fokus pada pembangunan infrastruktur saja. Kita juga harus serius melihat ketersediaan tenaga pendidik dan tenaga kesehatan di Kaltim,” tegas Damayanti kepada awak media, baru-baru ini.
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga menekankan, agar peningkatan sarana dan prasarana pendidikan seperti SMA dan SMK bisa dibarengi dengan pemenuhan kebutuhan tenaga pendidik yang memadai.
Terlebih, saat ini banyak guru dan tenaga kesehatan yang memasuki masa pensiun, sementara rekrutmennya tidak sebanding dengan kebutuhan di lapangan.
“Intinya, tenaga pendidikan kita kurang, tenaga kesehatan kita juga kurang. Ini harus menjadi catatan serius bersama. Jangan sampai program-program besar seperti pendidikan gratis hanya jadi jargon tanpa didukung SDM yang siap,” ujarnya.
Diakhir ia mendesak, agar Pemprov memiliki peta jalan pembangunan pendidikan yang lebih jelas, serta menyeluruh di seluruh Kabupaten/Kota di Kaltim.
“Kalau kita bicara pendidikan gratis, tapi gurunya kurang dan fasilitasnya tidak layak, itu hanya akan jadi proyek sia-sia. Ini bukan hanya soal membangun gedung, tapi juga membangun manusia,” pungkasnya. (Adv/Has/Bey)












