Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Daerah

Cegah Laka Sungai, Polsek Loa Kulu Perketat Pengawasan Ferry Penyeberangan

28
×

Cegah Laka Sungai, Polsek Loa Kulu Perketat Pengawasan Ferry Penyeberangan

Sebarkan artikel ini
Polsek Loa Kulu saat melakukan pengecekan keamamanan Ferry Penyebrangan di Kecamatan Loa Kulu. (Dok. Polsek Loa Kulu)

Timeskaltim.com, Kukar – Kepolisian Sektor (Polsek) Loa Kulu melakukan pengecekan keamanan dan kelayakan operasional sejumlah ferry penyeberangan di wilayah Desa Sepakat, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, pada Kamis (05/02/2026).

Kegiatan yang dipimpin langsung Kapolsek Loa Kulu, AKP Hari Supranoto tersebut berlangsung sejak pukul 08.30 Wita hingga 09.30 Wita. Pengecekan difokuskan pada dua titik penyeberangan, yakni Ferry “Fatimah” di RT 005 dan Ferry “Afifah/Fatimah 01” di RT 003 Desa Sepakat.

Pada penyeberangan Ferry “Fatimah”, petugas mendata tiga unit armada yang melayani rute Desa Sepakat menuju Dusun Banjar Baru, Desa Loa Kulu Kota. Armada tersebut meliputi KM Sumber Rizki 9, KM Sumber Rizki 1, dan KM Sumber Rizki 6 yang digunakan untuk mengangkut kendaraan roda dua dan roda empat.

Hasil pemeriksaan menunjukkan kapasitas penumpang masing-masing kapal berkisar antara 12 hingga 15 orang. Namun, jumlah alat keselamatan seperti life jacket masih belum sepenuhnya ideal, serta ditemukan alat pemadam api ringan (APAR) yang tidak berfungsi karena tidak berisi atau bahkan tidak tersedia.

Sementara itu, di penyeberangan Ferry “Afifah/Fatimah 01” yang melayani rute Desa Sepakat menuju Desa Jongkang, hanya terdapat satu unit armada yakni KM Fatimah 01. Kapal ini berkapasitas 12 penumpang dan diperuntukkan khusus bagi kendaraan roda dua. Pada armada ini juga belum tersedia APAR sebagai perlengkapan keselamatan.

Kapolsek Loa Kulu, AKP Hari Supranoto, menyampaikan bahwa kegiatan pengecekan ini merupakan langkah preventif untuk memastikan keselamatan penumpang dan kelancaran aktivitas penyeberangan masyarakat.

“Pengecekan ini penting untuk meminimalkan potensi kecelakaan air serta meningkatkan kesadaran pengelola ferry terhadap standar keselamatan,” ujarnya.

Secara umum, kegiatan pengecekan berjalan lancar dan situasi di lokasi penyeberangan terpantau aman serta kondusif. Polisi juga mengimbau pengelola ferry agar segera melengkapi sarana keselamatan demi kenyamanan dan keamanan pengguna jasa penyeberangan. (Rob/Pi)