Anggota DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar. (Berby/Times Kaltim)
Timeskaltim.com, Samarinda – Tingginya kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan kekerasan terhadap anak selalu menjadi sorotan. Anggota DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar merasa prihatin dengan maraknya kasus kekerasan pada anak yang terjadi di Kota Samarinda.
“Tekanan hidup dapat memicu frustasi orang tua, sehingga anak yang menjadi sasaran pelampiasan kemarahan,” ujarnya, Selasa (28/5/2024).
Guna mencegah hal tersebut, Deni mengimbau masyarakat agar melakukan bimbingan pranikah dan konseling untuk mencegah terjadinya kekerasan dalam keluarga.
“Bimbingan pranikah dan adanya lembaga konseling adalah kunci untuk mencegah terjadinya kekerasan dalam keluarga,” tegasnya.
Deni Hakim melihat banyak pernikahan yang hanya didasarkan cinta, tanpa mempertimbangkan berbagai masalah yang mungkin dihadapi setelah menikah.
“Saat ini banyak pernikahan yang hanya didasarkan pada cinta, tanpa mempertimbangkan berbagai masalah yang mungkin dihadapi setelah menikah,” jelas Deni.
Politikus asal Gerindra ini berharap dengan upaya bersama, kasus kekerasan dalam rumah tangga, baik terhadap anak maupun perempuan di Samarinda dapat diminimalisir atau dihilangkan.
Mari kita bersama-sama ciptakan lingkungan keluarga yang aman dan kondusif bagi anak-anak,” tandasnya. (Bey)












