Timeskaltim.com, Kukar – Meninggalnya seorang bayi berusia enam bulan asal Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan, menjadi perhatian serius Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani, menilai perlu ada penelusuran menyeluruh untuk memastikan kualitas pelayanan di Puskesmas Batuah telah berjalan sesuai standar.
Sorotan muncul setelah keluarga korban melalui kuasa hukum menyampaikan dugaan adanya ketidaksiapan fasilitas medis. Beberapa hal yang dipersoalkan antara lain ketersediaan oksigen, kesiapan ambulans, serta prosedur penanganan darurat yang dianggap belum maksimal.
Ahmad Yani menegaskan bahwa aspek peralatan medis maupun sistem pelayanan tidak boleh luput dari evaluasi. Menurutnya, jika ada kekeliruan, hal tersebut harus dibuka secara transparan.
“Pasti peralatannya yang medisnya itu dan seterusnya itu banyak kesalahan dan keliruan, sehingga perlu diinvestigasi sebenarnya,” ujar Yani belum lama ini.
Ia memastikan DPRD Kukar akan mengambil langkah konkret dengan melakukan pendalaman terhadap penerapan standar operasional prosedur di fasilitas kesehatan tersebut.
“Juga nanti kami DPRD juga lakukan investigasi terkait dengan kekeliruan atau kesalahan atau penerapan sistem yang ada di sana,” tegasnya. Senin (23/02/2026)
Yani menilai, puskesmas sebagai layanan kesehatan tingkat pertama memiliki tanggung jawab besar, khususnya dalam penanganan kondisi gawat darurat pada bayi dan anak. Apabila ditemukan ketidaksesuaian standar maupun kekurangan sarana, maka perbaikan harus segera dilakukan.
“Oleh karena itu tidak boleh lagi terjadi di puskesmas atau di tempat-tempat yang lain,” tandasnya.
Diketahui, bayi tersebut sempat mengalami demam tinggi dan sesak napas sebelum dibawa ke Puskesmas Batuah pada dini hari. Kondisinya dilaporkan terus menurun hingga akhirnya meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju rumah sakit rujukan.
Saat ini, pihak keluarga melalui kuasa hukum masih menghimpun data dan keterangan guna memastikan ada tidaknya unsur kelalaian dalam proses pelayanan medis yang diberikan. (Rob/Pii)












