Timeskaltim.com, Kutai Timur – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Budianto Bulang, melaksanakan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga di Desa Mulupan, Kecamatan Muara Bengkal, Kabupaten Kutai Timur, pada Minggu (10/8/2025) pukul 14.00 WITA.
Kegiatan ini turut dihadiri puluhan warga, tokoh masyarakat, serta perangkat desa. Dalam sambutannya, Budianto Bulang menegaskan pentingnya pemahaman masyarakat terhadap aturan daerah yang menjadi landasan pembinaan keluarga.
“Ketahanan keluarga adalah fondasi bagi kemajuan daerah. Jika keluarga kuat, maka masyarakat dan daerah kita juga akan kuat. Perda ini hadir untuk memastikan setiap keluarga di Kaltim mendapatkan perlindungan, pembinaan, dan dukungan yang memadai,” ujar Budianto Bulang.
Budianto juga menambahkan bahwa Perda ini bukan hanya sekadar aturan di atas kertas, tetapi harus diaplikasikan dalam program nyata.
“Saya ingin Perda ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Jangan sampai hanya menjadi dokumen, tapi harus hadir dalam bentuk program, bantuan, dan pembinaan yang nyata untuk keluarga,” tegasnya.
Sebagai narasumber, Muhammad Hasbi, memaparkan bahwa Perda ini memuat berbagai program strategis untuk memperkuat fungsi keluarga, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga perlindungan anak.
“Keluarga adalah sekolah pertama bagi anak-anak. Dengan adanya Perda ini, pemerintah daerah memiliki kewajiban memastikan pembinaan keluarga berjalan optimal,” jelasnya.
Sementara itu, narasumber lain, Ikhwan Syarif, menekankan peran aktif masyarakat dalam mengimplementasikan Perda ini di tingkat desa.
“Peraturan ini tidak akan efektif tanpa partisipasi aktif masyarakat. Semua pihak, baik pemerintah, tokoh desa, maupun warga, harus bersinergi membangun ketahanan keluarga,” katanya.
Acara berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab, dimana warga menyampaikan aspirasi dan masukan terkait program pembinaan keluarga.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran serta peran masyarakat dalam mewujudkan keluarga yang tangguh, mandiri, dan sejahtera di Kaltim. (Adv/Has/Bey)












