Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
AdvertorialHukum & Peristiwa

BREAKING NEWS: Steam, Dota Hingga Paypal Resmi Diblokir, Ini Tanggapan Netizen Sampai Menpekraf RI

369
×

BREAKING NEWS: Steam, Dota Hingga Paypal Resmi Diblokir, Ini Tanggapan Netizen Sampai Menpekraf RI

Sebarkan artikel ini

Ilustrasi PayPal yang diblokir Kominfo mulai Sabtu (30/7/2022) dini hari. (Ist)

Timeskaltim.com, Jakarta – Baru-baru ini, warga Indonesia dihebohkan dengan adanya, tindakan pemblokiran sejumlah situs dan aplikasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Menyusul tidak dilaksanakannya kewajiban mereka untuk mendaftar di Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE).

Mulai Sabtu (30/7/2022) dini hari, Kominfo sudah memberlakukan pemblokiran terhadap beberapa situs misalnya Steam, Dota, sampai PayPal.

Tentu saja hal ini menimbulkan gejolak besar di kalangan warganet, terbukti dari kata kunci seperti Gmail, Johnny G Plate, sampai tagar #BlokirKominfo terus berada di jajaran 10 besar trending topic Twitter Indonesia.

Kebanyakan yang menjadi sorotan warganet adalah sejumlah platform berkaitan dengan game online serta e-sport yang diblokir Kominfo. Misalnya Steam, Epic Games, Dota, serta Counter Strike.

Kini, bukan cuma mengamuk karena platform tersebut diblokir, publik juga terang-terangan merasa heran melihat situs yang memfasilitasi judi slot justru masih bisa diakses.

Misalnya akun @nanaggataras yang mengunggah tangkapan layar situs judi online yang tidak tumbang ketika Steam dkk sudah diblokir. 

Yang dimaksud game ini ya?,”sindirnya, dikutip Suara.com.

Kritikan serupa juga disampaikan beberapa akun besar, misal Twitter @ndagels dan @Askrlfess. Terlihat unggahan tangkapan layar daftar situs yang sudah terdaftar di PSE, termasuk judi slot yang semestinya dilarang.

Pasalnya, seperti diketahui, aktivitas perjudian di Indonesia termasuk dalam bentuk pelanggaran hukum.

Steam, epic games, battlenet diblokir tapi kok ini games yang nuansa judinya kuat malah di kasih ijin kominfo, lawak bener #BlokirKominfo,” cuit @ndagels.

Namun, di lain sisi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menpekraf) RI, Sandiaga Uno menyuarakan dukungannya lewat Instagram.

“Kami mendukung penuh langkah tegas@kemenkominfo untuk melakukan pemblokiran beberapa platform dan aplikasi digital luar negeri yang tidak mau melakukan pendaftaran dalam Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE). Ora iso sak penake dewe!” tulisnya di akun Instagram resminya.

“Hal ini penting dan harus digaris bawahi bahwa setiap negara memiliki aturan tersendiri dan harus dihormati. Sama seperti kita jika hendak berbisnis di luar negeri. Harus patuh dan mengikuti aturan yang berlaku di sana,” tambahnya.

Kemudian, dilansir melalui detik.com, Seperti diberitakan, ada delapan Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat yang resmi diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). 

Terhitung hari ini, Sabtu (30/7/2022) Steam, Yahoo, Dota, hingga Epic Games tidak bisa diakses masyarakat. Ya, sebagian besar adalah layanan game.

“Iya (Steam termasuk yang sudah diblokir). Ada delapan PSE,” tandas Dirjen Aptika Kementerian Kominfo, Semuel Abrijani dikutip melalui detikINET.(Wan)