
TimesKaltim.com, Samarinda – Badan Intelijen Nasional Daerah (Binda) Kaltim menggelar vaksinasi massal dengan menyediakan dosis sebanyak 1.500 vaksin Covid-19. Acara dilangsungkan di kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kaltim, Jalan H.A.M Rifaddin, Loa Janan Ilir, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, Minggu (21/11/2021).
Vaksinasi Covid-19 ini diperuntukkan bagi masyarakat umum di Kota Samarinda termasuk kalangan santri pondok pesantren.
Sejumlah 450 santriwan dan santriwati dari pondok pesantren Syaichona Cholil, Sempaja Utara, Samarinda Utara dihadirkan untuk mendapatkan vaksin dengan jenis Pfizer tersebut.
Binda Kaltim memfasilitasi kedatangan para santri di kantor OJK Kaltim dengan menyediakan 16 bis yang mengangkut santri ponpes Syaichona Cholil untuk mengikuti kegiatan vaksinasi ini..
Acara ini pun dihadiri dan dipantau langsung oleh Kepala Binda Kaltim, Brigjen TNI, Danni Koswara dan kepala OJK Kaltim, Made Yoga Sudharma yang melihat secara langsung para santri mendapatkan vaksin Covid-19.

Kabinda Danni Koswara juga sempat memberitahu para nakes yang menjadi vaksinator agar memilah santri yang divaksin adalah yang berusia di atas 12 tahun.
Katanya, untuk 12 tahun ke bawah soalnya belum ada perintah resmi dari pemerintah pusat.
“Jadi untuk saat ini santri yang divaksin usianya 12 tahun ke atas, di bawah itu tidak boleh,” ucap Danni dihadapan para nakes.
Danni mengatakan kegiatan yang diselenggarakan pada Minggu (21/11/2021) ini adalah hari kedua dimana hari sebelumnya Binda dan OJK Kaltim menggelar kegiatan yang sama dengan 1.500 dosis pertama kepada masyarakat umum.
Sehingga dalam dua hari kegiatan tersebut telah memberikan 3.000 dosis pertama vaksin Covid-19 kepada masyarakat termasuk pelajar santri di Samarinda.
“Jadi kita saling mendukung, kita bekerja sama dengan OJK karena ini dalam rangka menjelang ulang tahun OJK juga yang kesepuluh, kita harap 3.000 dosis dalam dua hari ini berjalan dengan lancar,” kata Kabinda Kaltim tersebut.
Hingga saat ini Kabinda Kaltim sendiri telah memberikan 79.000 dosis vaksin bagi masyarakat se-Kalimantan Timur.
Danni berharap dengan pelaksanaan vaksinasi yang semakin meluas, bangsa Indonesia khususnya di Kaltim bisa terjaga kesehatannya dan dapat menikmati bonus demografi yang diperkirakan akan dialami.
“Selain itu agar semakin cepat kita mencapai herd immunity di lingkungan kita sehingga harapan kita kesehatan warga dan masyarakat bisa terjaga,” paparnya.
Ditambahkan oleh kepala OJK Kaltim yang saat itu mendampingi Kabinda Kaltim, kegiatan yang diselenggarakan oleh Binda bersama jajarannya.
Menunjukkan bahwa tanggung jawab menjaga kesehatan masyarakat bukan hanya tanggung jawab pemerintah ataupun tenaga kesehatan, namun merupakan tanggung jawab bersama.
“Hari ini kita bekerja sama dengan BIN, setelah sebelumnya kita bekerja sama dengan beberapa elemen masyarakat lainnya untuk menyalurkan vaksin ini,” ujar Made Yoga Sudharma. (Aji)












