Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Daerah

Bertolak Ke Kalsel, LPTQ Kaltim Berguru Kesuksesan MTQ Nasional Sebelumnya 

263
×

Bertolak Ke Kalsel, LPTQ Kaltim Berguru Kesuksesan MTQ Nasional Sebelumnya 

Sebarkan artikel ini

Rombongan LPTQ Kaltim saat melakukan kunjungan ke Kalsel. (Ist)

Timeskaltim.com, Samarinda – Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kaltim bertolak ke Provinsi Kalimantan Selatan guna berguru untuk menyukseskan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Nasional XXX Tahun 2024.

Sebanyak tujuh orang rombongan LPTQ Kaltim yang dipimpin Wakil Ketua lll, Jauhar Efendi, diterima oleh Ahmad Solhan selaku Plt. Kepala Biro Kesra Setda Prov Kalsel, di Ruang H. Maksid, Kantor Gubernur Kalsel,  Banjarbaru.

Plt. Kepala Biro Kesra Kalsel, Ahmad Solhan, mengatakan, bahwa pelaksanaan MTQ Nasional ke-29 Tahun 2022 berjalan sukses, dengan mengedepankan “tri sukses” yakni sukses penyelenggaraan, sukses prestasi dan sukses administrasi.

Kesuksesan tersebut ungkapnya, salah satunya juga karena Gubernur Kalsel yang luar biasa dalam memperjuangkan Provinsi Kalsel sebagai tuan rumah setelah 50 tahun sebelumnya menjadi Tuan Rumah MTQ Nasional.

“Kaltim harus segera membentuk kepanitiaan dengan berbagai bidang tugas. Jadi tidak ada tugas kegiatan yang tidak ada penanggungjawabnya,” ucap Ahmad Solhan, Selasa (12/9/2023).

Senada dengan Ahmad, Jauhar Efendi selaku Wakil Ketua III LPTQ, mengatakan, sebenarnya keinginan Kaltim menjadi Tuan Rumah MTQ Nasional itu pada Tahun 2026, bertepatan dengan setengah abad yang lalu sebagai Tuan Rumah MTQ Nasional di Samarinda, pada Tahun 1976 yang lalu. 

Kendati demikian, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, menghendaki Kaltim menjadi Tuan Rumah MTQ Nasional ke-30, pada Tahun 2024 mendatang.

Jauhar menambahkan, sebaiknya Kaltim nanti mengusung 4 (empat) sukses. Sukses penyelenggaraan, Sukses Prestasi, Sukses Administrasi, dan Sukses Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat. 

“Tantangan sebagai Tuan Rumah MTQ Nasional Tahun 2024 akan jauh lebih besar, sebab seiring dengan kepindahan Ibu Kota Negara (IKN) dari Provinsi DKI Jakarta ke Kalimantan Timur,” jelasnya.

Diskusi nampak alot dengan beberapa pembahasan maupun masukan, mulai dari koordinasi dan komunikasi yang intens, sukses administrasi itu seperti apa, hingga teknis penyelenggaraan MTQ. (/Bey)