Timeskaltim.com.com, Paser — Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Paser menyelenggarakan program bertajuk Hangout Bareng Chapter 2 dengan agenda utama Seminar Kepenulisan, berkolaborasi dengan Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) serta Nusantara Course Centre (NCC) Kabupaten Paser, Rabu (04/03/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kantor NCC tersebut diikuti 100 peserta dari berbagai kalangan, di antaranya pengurus OSIS, organisasi, komunitas, dan mahasiswa. Seminar ini menghadirkan Moh Tomar, Pendiri NCC Paser sekaligus penulis lima buku, sebagai narasumber utama. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari program bertema Seminar Literasi yang sebelumnya digelar PMII bersama tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Turut hadir Kepala Bidang Kepemudaan Disporapar Kabupaten Paser, Syarif Rakhmadani, bersama Agus Epriyanto selaku Analis Kebijakan Ahli Muda Bidang Pemuda Disporapar Kabupaten Paser, serta Maryanto sebagai Dewan Pembina NCC Paser.
Dalam sambutannya, Syarif Rakhmadani menyampaikan bahwa seminar kepenulisan menjadi wadah untuk meningkatkan literasi, kreativitas, serta kemampuan menuangkan gagasan ke dalam tulisan.
“Menulis bukan hanya merangkai kata-kata, tetapi juga menyampaikan ide, membangun peradaban, dan meninggalkan jejak pemikiran yang baik bagi generasi muda,” ujarnya.
Ia menambahkan, di era digital kemampuan menulis sangat dibutuhkan, baik untuk kepentingan akademik, profesional, maupun pengembangan diri. Karena itu, ia mengimbau peserta untuk memanfaatkan kegiatan tersebut secara maksimal.
Sementara itu, Ketua PC PMII Kabupaten Paser, Yarahman, mengapresiasi dukungan Disporapar dan NCC Paser dalam pengembangan program kepemudaan. Menurutnya, program literasi kedua ini tidak hanya berbentuk diskusi, tetapi juga praktik teknis kepenulisan hingga penerbitan buku dari karya peserta.
“Jika sebelumnya kegiatan hanya sebatas dialog, kali ini peserta akan diajak menulis dan karyanya dihimpun dalam buku antologi,” jelas Yarahman.
PMII Paser berharap program ini menjadi langkah awal dalam menemukan dan membina bakat kepenulisan pemuda di Paser. Selain seminar dan praktik menulis, kegiatan juga dirangkai dengan kuliah tujuh menit (kultum) bertema “Menuntut Ilmu”, berbagi takjil, serta dilanjutkan dengan buka puasa bersama dan salat berjamaah.












