Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
AdvertorialOlahragaSamarinda

Berjasa Bagi Samarinda, Kadrie Oening Resmi Jadi Nama Stadion Madya Sempaja 

1127
×

Berjasa Bagi Samarinda, Kadrie Oening Resmi Jadi Nama Stadion Madya Sempaja 

Sebarkan artikel ini
Huruf bertuliskan Gelora Kadrie Oening sudah terpasang di Stadion Madya Sempaja. (ist)

Timeskaltim.com, Samarinda – Stadion Madya Sempaja yang berada di Kalan KH Wahid Hasyim dikenal sebagai pusat olahraga yang kerap didatangi masyarakat Samarinda. Namun kini, namanya berubah menjadi Gelora Kadrie Oening. Usulan pengubahan nama itu sudah muncul sejak November 2021 lalu. 

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Agus Tianur menjelaskan bahwa pemasangan nama Gelora Kadrie Oening sudah dilakukan. Huruf-huruf besar berwarna kuning memang sudah tampak di depan gedung. 

Latar belakang historis jadi salah satu alasan penggantian nama Stadion Madya Sempaja. Apalagi, melihat banyaknya gelanggang-gelanggang olahraga di Tanah Air menggunakan nama tokoh yang memang berjasa terhadap bangsa dan daerahnya. Contohnya ada Gelora Bung Karno (GBK) dan Stadion Soemantri Brodjonegoro di DKI Jakarta hingga Stadion Lukas Enembe di Papua. 

“Atas dasar pertimbangan itu, kami mengusulkan kepada pak gubernur untuk pemberian nama. Ada beberapa alternatif nama yang diusulkan. Pilihannya jatuh ke Kadrie Oening,” ungkap Agus saat ditemui awak media di Kantor Gubernur Kaltim, Baru- baru ini.

Diketahui bahwa Kadrie Oening merupakan wali kota ke-3 di Samarinda. Dirinya menjabat mulai 1967 sampai 1980. Menurut buku berjudul “Wali Kota Samarinda, dari Masa ke Masa” yang ditulis Akhmad Zailani pada 2001, sebelum dilantik sebagai wali kota, Kadrie Oening adalah wedana yang diperbantukan di Balikpapan. Dia juga pernah menjadi Camat Sangkulirang pada masa orde lama. 

Kadrie Oening dikenal berani dan tegas. Salah satu kebijakannya yang cukup diingat adalah menghapus pengoperasian becak di Samarinda dan menggantinya dengan taxi colt sebagai angkutan umum. Dia juga turut andil dalam menambah panjang jalan-jalan kota secara permanen sesuai kebutuhan Kota Tepian yang notabenenya merupakan ibu kota provinsi. 

“Untuk mengenang nama beliau dan kebetulan beliau tempat tinggalnya juga di depan stadion itu waktu masih jalan setapak, ya kami usulkan nama itu. Alhamdullilah pak gubernur merespons dan menyetujui,” lanjut Agus. 

Dalam waktu dekat, pihaknya akan menjadwalkan penandatanganan prasasti peresmian oleh Gubernur Kaltim, Isran Noor. Diakui Agus, mulai pengajuan nama hingga mendapat persetujuan dari Isran Noor tak memakan waktu yang lama. 

“Ketika saya ajukan, beliau setuju. Pengajuannya itu pada November 2021 lalu. Februari lalu huruf nama Gelora Kadrie Oening-nya sudah kami pasang,” pungkasnya. (Adv/Aji)