Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
AdvertorialDiskominfo Provinsi Kaltim

Balikpapan dan Samarinda Jadi Tuan Rumah Agenda Nasional 2025, Kaltim Siap Tampil di Panggung Nusantara

204
×

Balikpapan dan Samarinda Jadi Tuan Rumah Agenda Nasional 2025, Kaltim Siap Tampil di Panggung Nusantara

Sebarkan artikel ini
Kabid Pemberdayaan, Kelembagaan dan Sosial Budaya DPMPD Kaltim, Roslindawaty. (Roby Sugiarto/Timeskaltim)

Timeskaltim.com, Samarinda – Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) akan menjadi sorotan nasional tahun 2025, dengan ditunjuknya dua kota besar di wilayah ini sebagai tuan rumah dua agenda nasional bergengsi.

Balikpapan dan Samarinda masing-masing akan menjadi pusat perayaan Hari Ulang Tahun ke-45 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) dan Puncak Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) X PKK.

Pemerintah Provinsi Kaltim melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) memastikan seluruh persiapan tengah dimatangkan untuk menyambut ribuan tamu dari berbagai penjuru Indonesia.

“Sekali-sekali kita kenalkan Kota Samarinda sebagai tuan rumah kegiatan nasional, dan kami siap menyukseskan seluruh rangkaian acaranya,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan, Kelembagaan dan Sosial Budaya DPMPD Kaltim, Roslindawaty, dalam jumpa pers di Kantor Diskominfo Kaltim, pada Sabtu (05/07/2025).

Rangkaian kegiatan Puncak HKG PKK ke-53 dan Rakernas X PKK akan digelar pada 8 Juli 2025 di Samarinda Convention Hall. Sementara kemeriahan HUT ke-45 Dekranas akan dipusatkan di Balikpapan, kota yang dikenal sebagai poros utama bisnis dan industri di Kalimantan Timur.

Menurut Roslindawaty, pelibatan dua kota sekaligus mencerminkan semangat kolaborasi dan pemerataan pembangunan di Kaltim.

“Selama ini seringnya di Balikpapan, nah sekarang giliran Samarinda kita tonjolkan juga. Meski Dekranas tetap digelar di Balikpapan, Samarinda tidak kalah penting,” ujarnya.

Tak hanya diisi dengan pertemuan formal dan pameran kerajinan, kedua acara tersebut juga akan dibalut dengan pertunjukan seni budaya khas Kaltim. Salah satu yang dinanti adalah penampilan maestro musik tradisional Sape, Uyaw Morris, yang akan menampilkan alunan khas alat musik Dayak tersebut.

“Pasti ada tari-tarian juga. Kita undang Uyaw Morris, dia itu maestro Sape dari Kalimantan. Ini kesempatan kita tunjukkan budaya kita ke tamu-tamu nasional,” ungkap Roslindawaty dengan antusias.

Melalui agenda ini, Pemprov Kaltim berharap tak hanya memperkenalkan kekayaan budaya lokal, tapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif, pariwisata, serta memperkuat sinergi antarwilayah melalui gerakan pemberdayaan keluarga yang dibawa PKK.

Kaltim bersiap menjadi tuan rumah yang ramah, penuh warna, dan siap membuktikan bahwa budaya dan potensi lokalnya layak ditampilkan di panggung nasional. (Adv Diskominfo Kaltim/Rob/Bey)