Timeskaltim.com, Samarinda – Anggota DPRD Kota Samarinda, Aris Mulyanata, menyampaikan bahwa cabang olahraga (cabor) squash terus melakukan pembinaan atlet secara konsisten, meski belum ada kepastian apakah akan dipertandingkan dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur 2026 mendatang.
Menurutnya, saat ini cabor squash masih menunggu keputusan resmi dari KONI Provinsi Kalimantan Timur terkait keikutsertaan dalam ajang olahraga empat tahunan tersebut.
“Insya Allah squash akan coba dipertandingkan di Porprov nanti. Tapi saat ini kita masih menunggu keputusan dari KONI Provinsi Kaltim, apakah squash masuk dalam cabor yang dipertandingkan atau tidak,” ujar Aris Mulyanata, yang juga menjabat sebagai Ketua Cabor Squash Kota Samarinda, belum lama ini.
Ia menjelaskan bahwa karena squash merupakan cabor berjenjang hingga ke tingkat nasional, maka keputusan untuk dipertandingkan di tingkat provinsi juga mempertimbangkan statusnya di ajang PON.
“Karena ini cabor berjenjang, kita juga belum tahu apakah akan dipertandingkan di PON atau tidak. Tapi meski begitu, pembinaan tetap berjalan di Samarinda,” ujarnya.
Aris menyebutkan, latihan rutin terus dilakukan oleh para atlet squash Samarinda setiap akhir pekan di GOR Kadrie Oening, yang menjadi satu-satunya fasilitas squash di kota tersebut.
“Atlet-atlet kita tetap latihan setiap Sabtu dan Minggu. Meski squash belum terlalu dikenal luas, sebenarnya olahraga ini punya potensi yang cukup baik, apalagi untuk anak-anak yang membutuhkan ruang kegiatan positif,” jelasnya.
Terkait jumlah atlet yang akan diberangkatkan jika squash resmi dipertandingkan, ia menegaskan bahwa akan ada tahapan seleksi dan pemusatan latihan (training center/TC). Namun, efisiensi anggaran kemungkinan akan menjadi salah satu pertimbangan.
“Ada seleksi dulu, TC juga. Tapi kita masih menunggu juga seperti apa kebijakan anggarannya. Jangan sampai nanti sudah persiapan tapi terkendala efisiensi,” ungkap Aris.
Ia juga menyampaikan harapannya agar squash tetap bisa tampil di Porprov 2026. Terlebih, Ketua Umum Squash Kalimantan Timur saat ini dijabat oleh Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji.
“Pak Seno Aji adalah Ketua Squash Kaltim, jadi insya Allah beliau bisa bantu dorong agar squash tetap diberangkatkan. Nantinya akan kami bahas juga dalam rapat kerja squash provinsi,” tutup Aris. (Adv/Bey)












