Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
AdvertorialDinas Perpustakaan dan Kearsipan Prov. Kaltim

Program Wakaf Literatur DPK Samarinda Dapat Dukungan Dari Kalsel

341
×

Program Wakaf Literatur DPK Samarinda Dapat Dukungan Dari Kalsel

Sebarkan artikel ini

Kepala DPK Kota Samarinda, Erham Yusuf. (Halid/Timeskaltim)

Timeskaltim.com, Samarinda – Salah satu program teranyar dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Samarinda ialah Wakaf Literatur. Program ini berguna untuk mengamankan buku-buku yang bernilai sejarah, namun nyaris musnah yang dimiliki oleh masyarakat.

Ternyata, program ini mendapatkan dukungan dari luar daerah. Seperti yang diakui oleh Kepala DPK Kota Samarinda, Erham Yusuf. Beberapa waktu lalu, pihaknya mendapatkan kunjungan dari salah satu tokoh pemuka agama dari Kaltimantan Selatan (Kalsel).

“Kami menerima kunjungan dari salah satu pemuka agama asal Martapura, Kalsel. Mereka memberikan dukungan dengan program kita, karena mereka ternyata punya pengalaman bahwa di Banjarmasin ada satu komplek ulama Martapura, yang waktu itu mengalami kebakaran sehingga koleksi buku yang ditulis para ulama ikut terbakar sebelum mereka sempat membuat duplikasinya, akhirnya hilang.”

Buku yang ditulis para ulama tersebut, lanjut Erham, sifatnya otentik. Karena ditulis dengan tangan dan tidak banyak beredar, tidak banyak dibuat orang. Sehingga naskah yang seperti itu memang diperlukan untuk dijaga.

Dari dukungan tersebut, Erham berharap dengan program yang dia cetuskan tersebut bermanfaat dalam melestarikan buku yang kaya akan sejarah.

Ia mengajak masyarakat Kota Tepian untuk turut berpartisipasi. Apabila masyarakat memiliki buku atau naskah yang dinilai kaya sejarah dan penting, bisa membawanya ke DPK Kota Samarinda.

“Kita harapkan banyak masyarakat yang bersedia menyumbangkan buku-buku mereka, yang mungkin tidak semuanya nanti menjadi koleksi di perpustakaan ini. Tapi nanti kami akan distribusikan, seperti ke taman baca masyarakat atau perpustakaan pribadi yang dimanfaatkan untuk umum, sehingga naskah kuno yang suka membaca tidak harus ke sini, bisa mengakses taman baca terdekat saja,”jelasnya.

Program ini pun juga akan meningkatkan literasi masyarakat Kota Samarinda. Semakin banyak koleksi buku dan bahan literasi, semakin cerdas pula masyarakat Tepian.(adv/FD/DPK Kaltim84)