Kepala DPK Kaltim, Muhammad Syafranuddin. (Halid/timeskaltim)
Timeskaltim.com, Samarinda – Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPK) Kaltim, Muhammad Syafranuddin, tidak ragu lagi untuk menggunakan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). Hal ini lantaran, melihat beberapa OPD lainnya menggunakan hal yang sama.
Mantan Kepala Biro Administrasi dan Pimpinan Setdaprov Kaltim ini mengungkapkan, PT Listrik Kalimantan telah melakukan pemasangan listrik PLTS pada sejumlah OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim.
“Yang sudah mereka pasang itu di Dinas Kehutanan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Bapenda, Disnakertrans dan beberapa lainnya. Tentunya sudah ada pengalaman,”ungkapnya.
Pria yang kerap disapa Ivan ini pun melanjutkan, pihaknya telah berkomunikasi dengan PT Listrik Kalimantan. Dalam pertemuannya, alat PLTS yang akan digunakan untuk dua gedung di bawah naungannya, Gedung Perpustakaan Daerah dan gedung Kearsipan memakai alat yang berupa sistem saja.
“Nantinya kita pakai alat yang bisa menyimpan stok listrik ketika cuaca sedang hujan, tapi berjangka waktu. Kalau yang bisa tahan lama tanpa cahaya matahari, itu harus menggunakan alat sendiri dan harganya lebih mahal.”
“Sedangkan kita hanya memakai sistem saja karena kan untuk pemakaian separuh saja. Nantinya akan dibuat sistem on grid, jadi bisa dialihkan ke listrik PLN,”jelasnya.
Sekedar informasi, rencana penggunaan PLTS ini menjadi salah satu perwujudan komitmen Pemprov Kaltim dalam menekan emisi gas rumah kaca dengan pengguna energi fosil di gedung kantor OPD di lingkungan Pemprov Kaltim. (adv/FD/DPKKaltim66)












