Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
AdvertorialDKP3A Provinsi Kalimantan Timur

Kolaborasi dengan Disdikbud, UPTD PPA Minta Tiap Sekolah Ada CCTV 

265
×

Kolaborasi dengan Disdikbud, UPTD PPA Minta Tiap Sekolah Ada CCTV 

Sebarkan artikel ini

Ilustrasi Pelecehan Seksual Pada Anak. (Ist)

Timeskaltim.com, Paser – Diketahui, beberapa waktu lalu Kabupaten Paser digegerkan dengan adanya kasus tindak pelecehan seksual  yang dilakukan salah satu oknum guru honorer terhadap muridnya di Kabupaten Paser. 

Sebagai sektor yang memfokuskan kepada pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) menyatakan pihaknya memberikan pendampingan secara langsung kepada korban kasus pelecehan seksual tersebut. 

Kepala UPTD PPA Paser, Muchlas Sudarsono mengungkapkan, pihaknya melakukan koordinasi dengan  Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Paser dalam mendampingi korban kasus pelecehan seksual tersebut. 

“Jadi yang kami koordinasikan itu ke Disdikbud Paser mengenai pemenuhan pendidikan anak korban pelecehan seksual, jadi tidak ada bahasa dikeluarkan dan sebagainya,” ungkap Muchlas. 

Demi mencegah terjadinya kembali kasus pelecehan seksual, UPTD PPA Paser pun mengusulkan agar ada pemasangan CCTV di tiap sekolah. 

“Sebagai upaya pencegahan, kami usulkan ke Pemda melalui Disdikbud Paser agar setiap sekolah dipasangi CCTV. Dengan begitu akan mengurungkan niat jahat pelaku untuk melakukan tindak kejahatan, kalaupun itu terjadi, maka CCTV itu bisa digunakan sebagai alat bukti,” jelasnya. 

Selain itu, menurut Plt Kabid PPA Kasrani,  pihaknya juga akan melakukan sosialisasi dan edukasi ke tiap sekolah. Dengan begitu, sekolah menjadi ramah anak dan para siswa maupun siswi merasa nyaman di sekolah. 

“Artinya lingkungan sekolah itu adalah lingkungan keluarga, para guru sebagai pengganti orangtua di rumah, kemudian kapasitas dan sebagainya bisa terpenuhi, sehingga anak bisa benar-benar mengekspresikan diri dan menuntut pendidikan secara nyaman,” tutupnya.(Adv/FD/DKP3A Kaltim)