Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
AdvertorialDinas Perpustakaan dan Kearsipan Prov. Kaltim

Tingkatkan SDM, DPK Kaltim Bakal Adakan Diklat Perpustakaan Sekolah

392
×

Tingkatkan SDM, DPK Kaltim Bakal Adakan Diklat Perpustakaan Sekolah

Sebarkan artikel ini

Kepala DPK Kaltim, Syafranuddin saat hadiri pelatihan perpus kepala sekolah. (Humas Pemprov)

Timeskaltim.com, Samarinda – Meningkatnya minat baca masyarakat Kaltim di perpustakaan terus meningkat. Hal ini terlihat pula dari minat pustakawan untuk meningkatkan kualitas dirinya dalam mengelola perpustakaan.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kaltim, M Syafranuddin atau Ivan menyebutkan pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas SDM dan sarana prasarana perpustakaan.

“Untuk meningkatkan SDM pengelola perpustakaan terutama sekolah, kerjasama dilakukan dengan BPSDM dan Pusdiklat Perpusnas RI sehingga hasilnya tidak diragukan,” kata Ivan.

Kemudian dalam laporannya ke Staf Ahli Gubernur Kaltim Bidang Sumber Daya Alam, Perekonomian Daerah, dan Kesejahteraan Rakyat, Christianus Benny mewakili Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim, Hadi Mulyadi menyebutkan diklat perpustakaan sekolah menyediakan kuota sebesar 40 peserta. Hal ini di luar dugaan karena tingginya peminat.

“Ada puluhan yang meminta dapat diikutsertakan dalam Diklat Perpustakaan Sekolah, ini tiada lain menandakan betapa tingginya minat masyarakat untuk mengelola perpustakaan dengan baik,” lanjutnya.

Pun Pelatihan Kepala Perpustakaan Sekolah tingkat Kaltim 2022 yang menggunakan APBD Perubahan 2022 memiliki tujuan untuk mewujudkan kualifikasi dan kompetensi kepala perpustakaan sekolah sesuai standar tenaga perpustakaan sekolah. Ada 4 bagian yang mencakup standar tersebut. Di antaranya manajerial, pengelolaan informasi kependidikan, kepribadian sosial, dan pengembangan profesi.

Peserta yang mendapat kesempatan mengikuti diklat adalah mereka yang memenuhi kualifikasi dan kompetensi sebagai kepala perpustakaan sekolah.

“Peserta akan dididik selama 11 hari atau selama 120 jam pelajaran. Tim pelatih terdiri Pusdiklat Pepustakaan Nasional RI dan DPK Kaltim,” bebernya.

Ivan berharap, adanya ilmu pengetahuan pengelola perpustakaan akan berdampak terhadap jumlah akreditasi perpustakaan di Kaltim. Saat ini, ucap Ivan, dari 2.775 perpustakaan baru ada 191 perpustakaan berakreditasi sesuai standar perpustakaan nasional.

“Bahkan ada kabupaten yang belum mempunyai perpustakaan umum, hal ini menjadi PR kami bagaimana bisa terwujud karenanya kami memotivasi daerah yang belum ada perpustakaan daerahnya segera membentuk demi meningkatkan kualitas SDM Kaltim Berani Untuk Berdaulat,” tandasnya. (Gan/Adv/DPKKaltim51)