Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
AdvertorialDinas Perpustakaan dan Kearsipan Prov. Kaltim

Adaptasi Kemajuan Teknologi, DPK Kaltim Siapkan Aplikasi Buku Digital Bagi Masyarakat

360
×

Adaptasi Kemajuan Teknologi, DPK Kaltim Siapkan Aplikasi Buku Digital Bagi Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Muhammad Syafranuddin

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim Muhammad Syafranuddin. (aji/timeskaltim)

Timeskaltim.com, Samarinda – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim terus berinovasi guna meningkatkan minat baca di masyarakat kali ini pihak DPK Kaltim berencana untuk membuat aplikasi buku berbasis digital.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kaltim HM Syafranuddin, menurut mantan Kepala Biro Adpim Setdaprov Kaltim ini, program tersebut juga dalam rangka mengimbangi kemajuan informasi digital saat ini.

Melalui aplikasi buku  digital ini, menurutnya masyarakat lebih mudah mengakses buku bacaan yang dibutuhkan. Menurutnya aplikasi ini, dibuat box khusus yang nantinya tempatkan di beberapa ruang publik. Tidak hanya  di daerah perkotaan saja, tetapi juga daerah pinggiran hingga perbatasan wilayah Kaltim dengan daerah lain.

Dikatakan Ivan sapaan karib Syfranuddin,  saat ini pihaknya masih mempersiapkan aplikasi membaca digital tersebut. Puluhan box khusus aplikasi telah dipesan di pulau Jawa dan sebagiannya sudah  diterima DPK Kaltim. Nantinya setelah aplikasi siap digunakan, maka box aplikasi siap didistribusikan ke beberapa kabupaten/kota di Kaltim untuk dapat digunakan.

“Ide ini muncul saat saya melakukan kunjungan kerja ke pulau Jawa, yang mana mereka ternyata telah lebih dulu menggunakan aplikasi ini. Setelah kami pelajari, ternyata ini sangat bagus dan banyak manfaatnya, khususnya untuk menumbuhkan minat baca masyarakat,” ungkapnya.

Aplikasi ini nantinya akan ditempatkan di area publik dan ia menginginkan juga tempatkan di daerah-daerah perbatasan untuk memenuhi kebutuhan buku secara digital.

Menurut Ivan, aplikasi buku digital akan semakin mudah diakses. Yaitu hanya dengan melakukan scan, buku digital yang diinginkan bisa dibaca.

“Hanya dengan melakukan scan, bisa sudah buka buku. Aplikasi ini tetap bisa diakses dengan jarak hingga 300 meter. Jadi semacam e-book gitu,” terangnya.

Dengan begitu, lanjut dia, masyarakat tidak perlu datang ke  perpustakaan untuk mendapatkan buku.

“Jadi program ini banyak manfaatnya, baik untuk kami maupun masyarakat. Masyarakat mudah mendapatkan layanan buku melalui buku digital tanpa repot-repot harus datang ke perpustakaan,” tutupnya. (aji/Adv/DPKKaltim28)