Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
AdvertorialDPRD Kota SamarindaSamarinda

Geliat Aktivitas Galian C di Utara Samarinda, Dewan Minta OPD Lakukan Pengawasan Ketat  

371
×

Geliat Aktivitas Galian C di Utara Samarinda, Dewan Minta OPD Lakukan Pengawasan Ketat  

Sebarkan artikel ini

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Eko Elyasmoko meminta OPD terkait bisa terus melakukan pengawasan serius terhadap aktivitas galian pasir di kawasan utara Kota Tepian. (Ist)

Timeskaltim.com, Samarinda – Geliat aktivitas tambang galian c di kawasan utara Samarinda dikhawatirkan akan memperparah kondisi banjir jika tidak ada pengawasan serius dari operasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Dorongan pengawasan terhadap aktivitas galian non mineral itu diutarakan Eko Elyasmoko selaku Anggota Komisi III DPRD Samarinda. Kepada awak media, Eko memaparkan alangkah bijaknya jika pemerintah tak hanya sekadar mempehatikan permasalahan infrastruktur sebagai langkah penanggulangan banjir.

“Saya lihat ada aktivitas galian pasir di depan (Perumahan) Talang Sari (Kecamatan Samarinda Utara), itu juga bisa memperparah banjir. Makanya saat menemukan itu saya langsung memanggil DLH (Dinas Lingkungan Hidup) dan Disperkim (Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman), termasuk Satpol PP untuk lakukan pengawasn,” jelas Eko.

Politikus Partai Demokrat itu juga dengan tegas meminta agar aktivitas galian pasir di kawasan tersebut segera dihentikan. Tak cukup sampai disitu, ia juga meminta pengawasan terhadap segala aktivitas dari masyarakat yang menyebab kerusakan lingkungan.

“Untuk hal ini kami meminta DLH lebih rutin lagi melakukan pengawasan, termasuk memberikan teguran kepada masyarakat,” tekannya. Sebab jika terus dibiarkan, kata Eko tentunya akan memperparah kerusakan lingkungan, terlebih di kawasan Samarinda Utara juga terdapat aktivitias galian tambang. 

Meski banyak yang mengakui, beberapa titik banjir sudah mulai teratasi, namun kegiatan pengawasan tak boleh lepas.

“Ya menurut saya memang surutnya lebih cepat, namun bukan berarti tidak perlu pengawasan. Karena saya sendiri melihat karena kebetulan lewat situ (Talang Sari), ternyata banyak aktivitas galian pasir. Ini kalau tidak diawasi akan semakin banyak,” demikian Eko. (Adv/Wan)