Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim Agus Tiannur. (Ist)
Timeskaltim.com, Samarinda – Pemerintah akan membangun pusat pelatihan Sepak Bola atau Training Center di Ibu Kota Nusantara (IKN). Hal tersebut disampaikan oleh Presiden Joko Widodo saat menerima Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali dan Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Mochamad Iriawan di Istana Merdeka, Jakarta, baru-baru ini.
“Bapak Presiden setelah melihat perkembangan Sepak Bola Nasional makin baik, maka beliau memberikan arahan kepada saya dan Ketua Umum PSSI segera akan membangunkan Training Camp Sepak Bola kita, disitu semuanya sudah lengkap dan akan dilakukan di Ibu Kota Nusantara, ibu kota negara yang baru,” ujar Menpora dalam keterangannya.
Terpisah menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Provinsi Kaltim Agus Tianur mengungkapkan apresiasinya terhadap rencana tersebut.
“Rencana pembangunan akan berada wilayah IKN, keterlibatan Provinsi Kaltim tidak terlalu menonjol. Namun, pada sisi lain ini berimbas kemajuan persepakbolaan di Benua Etam,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Jumat (5/8/2022).
Agus Tianur berharap, dengan adanya rencana itu bisa memaksimalkan fungsi venue-venue olahraga yang ada di Kaltim, terutama Komplek Olahraga Stadion Palaran yang dibangun oleh Pemprov Kaltim pada tahun 2008 lalu.
Pembangunan Kompleks olahraga Palaran sendiri, dilengkapi sejumlah venue olahraga mulai dari stadion utama, gedung olahraga bulutangkis, lapangan tenis, stadion akuatik, bisbol, panjat tebing, hingga sirkuit sepatu roda. Namun sayang, kini komplek olahraga tersebut kian minim aktivitas.
Meski begitu, Agus Tianur menampik jika Stadion Utama Palaran disebut terbengkalai sekalipun secara fungsional kurang maksimal. Sebab, venue-venue itu sebenarnya masih digunakan pelajar Sekolah Khusus Olahragawan Internasional (SKOI).
“Saya optimis kedepan komplek stadion utama akan bermanfaat ke depannya. Apalagi pemerintah pusat pusat bakal menjadikan stadion ini sebagai ikon IKN (Ibu Kota Negara) karena jaraknya tak jauh keluar pintu tol. Dengan begitu, harapannya stadion di Kaltim dapat hidup lagi dan fungsional,” ujarnya.
Dengan adanya rencana pembanguna pusat olahraga di kawasan IKN, Agus berharap hal itu juga dapat meningkatkan kembali gairah olahraga di Kalimantan Timur, khususnya terkait pemanfaatan sarana olahraga yang sudah ada saat ini. (MFA/adv/KominfoKaltim)












