Pimpinan Pusat Pembinaan Pelatihan dan Sertifikasi Mandiri (P3SM) Indonesia, Rahmat Yudianto didampingi Kepala Perwakilan P3SM Kaltim Rusdi Doviyanto. (Fahruraji/TimesKaltim)
Timeskaltim.com, Samarinda – Proses pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) tengah berlangsung, bahkan saat ini konstruksi awal pembangunan Kawasan Inti Pemerintahan Pusat (KIPP) sudah mulai berjalan.
Dalam rangka mendukung Sumber Daya Manusia (SDM) lokal untuk turut terlibat dalam pembangunan IKN, Pusat Pembinaan Pelatihan dan Sertifikasi Mandiri (P3SM) akan menggelar sertifikasi terhadap 1000 pekerja jasa konstruksi di Kaltim.
Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Perwakilan P3SM Kaltim Rusdi Doviyanto, bahkan ia dan pihaknya telah melakukan pelatihan terhadap 20 Asesor asal Kaltim yang nantinya akan bertugas untuk melakukan sertifikasi terhadap 1000 pekerja jasa konstruksi.
“Kami saat ini tengah melakukan persiapan untuk sertifikasi kompetensi terhadap 1000 pekerja jasa konstruksi di IKN bekerja sama dengan Balai Jasa Konstruksi Kalimantan Selatan, rencananya akan kami gelar pada bulan Agustus nanti secara bertahap,” ungkapnya saat ditemui di kantor P3SM Kaltim, Jalan Siradj Salman Samarinda, Selasa (26/7/2022).
Diketahui, P3SM saat ini membawahi 3 Lembaga Sertifikasi Profesi yakni Astekindo, Petakindo, Gataki dan satu Lembaga Serfikasi Badan Usaha Aspeknas.
Sejauh ini, Persiapan terus dilakukan oleh P3SM Kaltim, bahkan pihaknya tengah melakukan pelatihan aplikasi dan penguatan Asesor dengan mendatangkan instruktur dari P3SM Pusat, yakni Rahmat Yudianto selaku Pimpinan Pusat P3SM.
“Hari ini kami juga melakukan training aplikasi dan penguatan asesor, dalam rangka membekali asesor kita agar siap untuk melakukan uji sertifikasi di IKN nanti,” tutur Rusdi yang juga Ketua Himpunan Pengusaha Nahdliyin Kalimantan Timur.
Dijelaskan Rusdi, Pelatihan sertifikasi ini dibuka untuk umum, sehingga siapapun yang bekerja di bidang jasa konstruksi, baik yang di perusahaan ataupun pekerja lepas dapat mendaftarkan dirinya.
“Sesuai dengan Undang-undang nomor 2 Tahun 2017 itu bahwa seluruh tenaga kerja konstruksi wajib memiliki sertifikat, nah kami P3SM siap memfasilitasi sertifikasi tersebut,” jelasnya.
Hal ini pun turut diaminkan oleh Rahmat Yudianto selaku Pimpinan Pusat P3SM, bahkan dirinya sudah melakukan persiapan sejak 2 bulan lalu dengan membentuk P3SM perwakilan Kaltim untuk menyukseskan program serfikasi profesi terhadap 1000 orang di IKN.
“Sejak 2 bulan lalu, P3SM sudah hadir di Kaltim dan kami pun kemarin sudah melakukan sertifikasi terhadap 20 Asesor yang akan bertugas dan saat ini tengah menambah persyaratan SKK Asesornya supaya Asesor di Kaltim yang jumlahnya 20 orang dapat ditugaskan untuk melakukan sertifikasi,” paparnya.
Dirinya pun berkomitmen, untuk dapat memberdayakan SDM lokal, dengan melakukan sertikasi terhadap tenaga kerja lokal dan dilakukan oleh asesor lokal. Ini sebagai bukti nyata, pemberdayaan SDM lokal untuk turut serta terlibat aktif dalam pembangunan IKN. (MFA)












