Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Kukar

Program JAPFA for Kids Tekan Angka Malnutrisi Anak Sekolah di Kukar

36
×

Program JAPFA for Kids Tekan Angka Malnutrisi Anak Sekolah di Kukar

Sebarkan artikel ini
Diseminasi Program JAPFA for Kids 2025 yang digelar di Aula Dinas Kesehatan Kukar. (Dok. Humas Pemkab Kukar)

Timeskaltim.com, Kukar – Program JAPFA for Kids 2025 yang dijalankan melalui kolaborasi Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dan PT Suri Tani Pemuka (STP) terbukti berkontribusi dalam menurunkan angka malnutrisi anak usia sekolah dasar di Kukar.

Asisten I Sekretariat Kabupaten Kukar, Akhmad Taufik Hidayat, mewakili Bupati Kukar, menyampaikan bahwa program tersebut menjadi contoh kolaborasi lintas sektor dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan anak. Hal itu disampaikannya saat membuka kegiatan diseminasi Program JAPFA for Kids di Aula Dinas Kesehatan Kukar, pada Rabu (21/01/2026).

“Program ini tidak hanya fokus pada pemenuhan gizi, tetapi juga membentuk kebiasaan hidup sehat di lingkungan sekolah,” ujar Taufik.

Program JAPFA for Kids 2025 menyasar delapan sekolah dasar di Kecamatan Loa Kulu dan Tenggarong dengan total 1.807 siswa. Intervensi gizi diberikan kepada 121 anak penerima manfaat melalui distribusi telur harian sebanyak 24 kali, dengan total lebih dari 50 ribu butir telur. Tingkat konsumsi tercatat mencapai 95,03 persen.

Berdasarkan data Pemkab Kukar, jumlah anak dengan status malnutrisi menurun dari 130 anak menjadi 59 anak hingga akhir 2025. Selain pemberian gizi, sekolah pelaksana juga rutin menggelar Hari Sehat JAPFA setiap pekan, yang diisi dengan senam gizi seimbang, pembiasaan membawa bekal sehat, edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta praktik cuci tangan pakai sabun.

Taufik menyebut keberhasilan program tidak terlepas dari peran guru, fasilitator, orang tua, serta pendamping desa dan kelurahan yang memastikan kegiatan berjalan konsisten.

Program ini juga dinilai sejalan dengan visi pembangunan daerah “Kukar Idaman Terbaik”, khususnya dalam misi peningkatan derajat kesehatan masyarakat dan penguatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

“Perbaikan gizi anak adalah investasi jangka panjang. Anak-anak yang sehat akan menjadi fondasi pembangunan Kukar di masa depan,” pungkasnya. (Rob/Bey)