Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Kukar

Aulia Rahman Paparkan Capaian Pembangunan Kukar Sepanjang 2025

95
×

Aulia Rahman Paparkan Capaian Pembangunan Kukar Sepanjang 2025

Sebarkan artikel ini
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri. (Istimewa)

Timeskaltim.com, Kukar – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memaparkan capaian pembangunan daerah sepanjang tahun 2025 dalam kegiatan Expose Capaian Pembangunan yang digelar di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, Rabu (31/12/2025) lalu. Pemaparan disampaikan langsung oleh Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, sebagai refleksi kinerja pemerintah daerah di akhir tahun.

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar, Dandim 0906/Kukar Letkol Arm. Benny Budiman, Sekda Kukar Sunggono, perwakilan Kejaksaan dan Pengadilan Negeri Tenggarong, kepala perangkat daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, camat, kepala desa, RT, serta undangan lainnya yang mengikuti secara luring maupun daring.

Dalam sambutannya, Bupati Aulia menegaskan bahwa capaian pembangunan Kukar selama 2025 merupakan hasil kerja kolaboratif seluruh elemen daerah melalui pendekatan pentahelix, yang melibatkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, masyarakat, dan media.

“2025 merupakan masa transisi dari Kukar Idaman menuju Kukar Idaman Terbaik. Ini adalah langkah berkelanjutan untuk memastikan pembangunan Kukar semakin maju dan berkualitas,” ujar Aulia.

Ia menyebutkan, kegiatan ekspos tersebut menjadi wujud transparansi dan komunikasi publik pemerintah daerah, sekaligus sarana evaluasi terhadap kinerja pembangunan dan pelaksanaan program unggulan daerah sepanjang tahun.

Sepanjang 2025, Pemkab Kukar menetapkan sepuluh fokus pembangunan utama. Fokus tersebut meliputi penataan manajemen keuangan dan aset daerah, peningkatan mutu layanan publik, penguatan sosial budaya dan ketahanan sosial, peningkatan akses layanan kesehatan dan pendidikan.

Lanjutnya, yakni penguatan kecamatan sebagai pusat pertumbuhan, pengembangan kewilayahan, pariwisata berkelanjutan, sentra produksi pertanian dan industri kreatif, konektivitas wilayah, pemulihan lingkungan, serta mitigasi bencana.

Dari sisi tata kelola pemerintahan, sejumlah indikator menunjukkan tren positif. Indeks pengelolaan keuangan daerah meningkat dari 79,46 pada 2023 menjadi 85,23 pada 2024. Pemkab Kukar juga kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan tahun 2024.

Selain itu, Indeks Reformasi Birokrasi naik signifikan menjadi 71,51, indeks profesionalisme aparatur sipil negara (ASN) meningkat menjadi 81,18, dan skor Monitoring Center for Prevention (MCP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melonjak ke zona hijau di angka 83,4.

Pada sektor kesehatan, Kukar mencatat capaian menonjol dengan prevalensi stunting terendah se-Kalimantan Timur, yakni 12,4 persen, jauh di bawah rata-rata nasional. Bupati menargetkan angka stunting di Kukar dapat ditekan hingga satu digit pada 2026.

“Seluruh puskesmas di Kukar juga sudah beroperasi 24 jam, dan layanan berobat gratis cukup dengan KTP sudah berjalan,” kata Aulia.

Di bidang pendidikan, pembangunan dan rehabilitasi ruang kelas terus mengalami peningkatan. Pada 2024 tercatat 57 unit ruang kelas, meningkat menjadi 92 unit pada 2025. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menjangkau 214 sekolah dan ditargetkan mencakup seluruh sekolah di Kukar pada 2026.

Sementara itu, pertumbuhan ekonomi daerah menunjukkan tren positif dengan dukungan sektor pertanian, perkebunan, dan UMKM. Program unggulan Kredit Kukar Idaman tanpa bunga dan tanpa jaminan telah menyalurkan dana sebesar Rp32,77 miliar kepada 1.604 pelaku usaha.

Ke depan, plafon kredit tersebut direncanakan meningkat hingga Rp500 juta dalam skema Kukar Idaman Terbaik guna mendorong penguatan ekonomi masyarakat.

Menutup pemaparannya, Bupati Aulia menyampaikan bahwa arah kebijakan pembangunan Kukar tahun 2026 mengusung tema penataan kelembagaan pemerintah daerah dan pemerataan infrastruktur berkelanjutan. Total belanja daerah ditetapkan sebesar Rp7,2 triliun dengan target pertumbuhan ekonomi di kisaran 5,7 hingga 6,3 persen.

“Semua capaian ini akan terus kita evaluasi dan tingkatkan agar Kukar Idaman Terbaik benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat,” pungkasnya. (Rob/Bey)