Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Kukar

SMSI, AMSI, dan JMSI Kukar Bentuk KODAK, Perkuat Kolaborasi Pers di Era Digital

55
×

SMSI, AMSI, dan JMSI Kukar Bentuk KODAK, Perkuat Kolaborasi Pers di Era Digital

Sebarkan artikel ini
Flyer Kodak. (Istimewa)

Timeskaltim.com, Kukar – Tiga organisasi media siber di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), yakni Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), dan Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), menunjukkan komitmen bersama untuk memperkuat ekosistem pers lokal melalui pembentukan wadah kolaboratif bernama KODAK (Kolaborasi Media Kukar).

Kesepakatan tersebut disampaikan dalam sebuah kegiatan diskusi yang digelar di Taman Tanjong, Tenggarong, pada Minggu (21/12/2025) mendatang. Forum ini mengangkat tema “Pers Berkualitas di Tengah Arus Viral: Strategi Bertahan dan Adaptasi”, sebagai respons atas tantangan media di era digital yang dipenuhi konten cepat, viral, dan sering kali mengabaikan akurasi.

Ketua SMSI Kukar, Angga Triandi, menilai kolaborasi lintas organisasi menjadi kebutuhan mendesak bagi media siber daerah. Menurutnya, derasnya arus informasi di media sosial menuntut pers untuk semakin solid dalam menjaga marwah jurnalistik dan kepercayaan publik.

“Di tengah derasnya arus informasi viral, media pers harus tetap berdiri pada prinsip jurnalistik yang benar. Melalui KODAK, kami ingin membangun sinergi agar media di Kukar tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi saling menguatkan,” ujar Angga.

Ia menjelaskan, KODAK dibentuk sebagai ruang kebersamaan sekaligus wadah koordinasi bagi media siber di Kukar. Tujuannya tidak hanya untuk mempererat hubungan antarmedia, tetapi juga untuk mendorong peningkatan kualitas pemberitaan dan profesionalisme wartawan di daerah.

Dalam diskusi tersebut, para insan pers membahas berbagai strategi adaptasi media, mulai dari peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan proses verifikasi dan cek fakta, hingga pemanfaatan teknologi digital secara bertanggung jawab. Isu etika jurnalistik menjadi salah satu sorotan utama, mengingat persaingan dengan konten viral kerap menekan media untuk mengorbankan kualitas demi kecepatan.

Pembentukan KODAK diharapkan menjadi langkah awal kolaborasi berkelanjutan yang berdampak nyata bagi dunia pers di Kukar. SMSI, AMSI, dan JMSI sepakat bahwa sinergi antarmedia akan memperkuat posisi pers lokal sebagai sumber informasi yang kredibel, berimbang, dan berpihak pada kepentingan publik.

Selain menjadi forum diskusi, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi antarinsan pers lintas organisasi. Suasana kebersamaan yang terbangun mencerminkan semangat persatuan media siber dalam menghadapi tantangan bersama di tengah perubahan lanskap media digital.

Angga menambahkan, KODAK ke depan tidak hanya berhenti sebagai simbol kolaborasi, tetapi akan diwujudkan dalam program konkret. Di antaranya pelatihan jurnalistik, diskusi rutin, serta kolaborasi liputan antarmedia yang diharapkan mampu melahirkan konten lokal yang lebih edukatif, mendalam, dan berkualitas bagi masyarakat Kukar. (*)