Timeskaltim.com, Kukar – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri menegaskan bahwa bantuan sebesar Rp200 juta untuk pembangunan Masjid Mazroatul Akhirat di Desa Segihan, Kecamatan Sebulu, merupakan bagian dari penguatan rumah ibadah yang menjadi prioritas pemerintah daerah.
“Ya, hari ini kita menyerahkan bantuan dari Pak Budi Satrio ke masjid yang ada di Desa Segihan ini. Dan ini sangat in line dengan program Kukar Idaman Terbaik, di mana salah satu program kita adalah bagaimana kita menguatkan rumah ibadah,” ujar Aulia usai menyerahkan bantuan tersebut pada Jumat (21/11/2025).
Aulia mengatakan, keberpihakan terhadap rumah ibadah juga dibarengi dengan penguatan kapasitas para takmir dan imam masjid di seluruh Kukar. Ia menilai perhatian anggota DPR RI Budisatrio Djowandono terhadap kebutuhan masyarakat desa memperkuat kolaborasi pembangunan pusat dan daerah.
“Tentunya dengan melakukan proses hubungan yang baik dengan Pak Budi Satrio, kita berharap pembangunan di Kukar bisa memberikan manfaat besar untuk seluruh warga masyarakat. Dan kita melihat hari ini, program-program di Kukar Idaman Terbaik dan program yang dilakukan Presiden Republik Indonesia itu seiring sejalan,” jelasnya.
Bantuan senilai Rp200 juta tersebut merupakan aspirasi Budisatrio dari Fraksi Gerindra Dapil Kalimantan Timur dan disalurkan melalui perwakilannya di Kukar, anggota DPRD Kabupaten, Hendra. Penyerahan berlangsung setelah Aulia melaksanakan salat Jumat bersama warga.
Hendra menyampaikan bahwa dirinya ditugaskan untuk mengawal berbagai program bantuan agar tepat sasaran.
“Intinya begini, Pak Budi menugaskan saya untuk bagaimana mengkolaborasikan pembangunan yang ada di Kabupaten Kutai Kartanegara,” ujarnya.
Ia merinci bahwa dukungan aspirasi Budisatrio tidak hanya pada pembangunan masjid, tetapi juga pendidikan dan sosial.
“Terkait beasiswa SD, SMP, SMA, SMK atau sederajat, jumlahnya sekitar 850-an siswa dari program PIP. Itu semua kita kawal. Ada juga bantuan untuk perbaikan rumah, alat alsintan, dan program-program lainnya. Kita pastikan seluruh bantuan benar-benar sampai ke masyarakat,” jelasnya.
Terakhir, Hendra menambahkan bahwa pihaknya turut mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah yang masih tertinggal, termasuk rencana pembangunan jembatan di Desa Segihan. (Adv/Rob/Bey)










