Kutai Timur –Pemerintah Kabupaten Kutai Timur kembali menegaskan komitmennya dalam membangun budaya menabung di kalangan pelajar melalui peluncuran Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR).
Program ini menjadi langkah strategis untuk mengenalkan literasi keuangan sejak dini serta menumbuhkan kebiasaan menabung yang berkelanjutan di kalangan generasi muda.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Kabupaten Kutai Timur, Noviari Noor, menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung pelaksanaan program ini.
“Kami selaku Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Kutai Timur mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh jajaran OJK, orang tua siswa, serta tenaga pendidik yang telah menjadi motivator bagi anak-anak untuk membiasakan diri menabung,” ujarnya.
Ia menambahkan, pelaksanaan KEJAR diharapkan tidak hanya menjadi seremoni belaka, tetapi juga menjadi gerakan berkelanjutan yang berdampak nyata bagi pelajar dan masyarakat secara umum.
“Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan memberikan manfaat luas bagi pelajar serta masyarakat Kutai Timur,” tambah Noviari.
Dalam kesempatan tersebut, Noviari juga memohon kesediaan Wakil Bupati Kutai Timur untuk memberikan arahan sekaligus secara resmi me-launching Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR). Hadirnya program ini diharapkan mendorong seluruh pelajar untuk aktif menabung, sekaligus meningkatkan pemahaman mereka tentang pengelolaan keuangan yang sehat.
Dengan dukungan penuh dari seluruh pemangku kepentingan, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur optimistis dapat mencetak generasi muda yang bijak dalam mengelola keuangan, cerdas dalam mengambil keputusan, dan siap berdaya saing menghadapi tantangan masa depan. Program KEJAR diharapkan menjadi fondasi penting bagi literasi keuangan di daerah dan langkah awal mencetak pelajar yang disiplin, bertanggung jawab, dan visioner. (SH/ADV)












