Kutai Timur – Kabupaten Kutai Timur memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah, mulai dari sektor pertambangan hingga perkebunan, yang berpotensi besar untuk mendongkrak kesejahteraan masyarakat. Potensi ini seharusnya mampu menjadi modal utama dalam mendorong peningkatan kualitas hidup warga, terutama melalui berbagai program yang dirancang pemerintah daerah.
Namun, Kepala Dinas Sosial Kutim, Ernata Hadi Sujito, menegaskan bahwa keberhasilan program pengentasan kemiskinan sangat bergantung pada akurasi data di lapangan. Menurutnya, apabila data penerima bantuan sosial tidak tepat, maka seluruh upaya pembangunan dan peningkatan kesejahteraan tidak akan berjalan secara maksimal.
“Meski banyak perusahaan besar beroperasi di sini, tanpa data kemiskinan yang valid, kita sulit mengukur keberhasilan program,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa data yang tidak akurat dapat menyebabkan bantuan tidak sampai kepada warga yang benar-benar membutuhkan.
Pemerintah Kutim sendiri telah menyiapkan anggaran signifikan untuk mendukung program pengentasan kemiskinan, yang penyalurannya dilakukan melalui OPD terkait serta pemerintah desa.
“Memastikan data akurat menjadi kunci agar bantuan sosial sampai tepat sasaran dan potensi daerah bisa dimanfaatkan secara maksimal,” ujarnya.
Ernata juga menekankan bahwa kesuksesan program hanya dapat terwujud apabila pengelolaan dana dan data dilakukan secara transparan dan bertanggung jawab.
“Sinergi antara pemerintah kabupaten, kecamatan, dan desa sangat diperlukan untuk menjamin efektivitas bantuan sosial,” tambahnya. masyarakat
Potensi sumber daya alam di Kutai Timur seharusnya bisa dijadikan modal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, keberhasilan program pengentasan kemiskinan sangat bergantung pada akurasi data.
Kepala Dinas Sosial Kutim, Ernata Hadi Sujito, menekankan bahwa bila data penerima bantuan sosial tidak tepat, maka upaya pembangunan dan peningkatan kesejahteraan warga tidak akan maksimal.
“Meski banyak perusahaan besar beroperasi di sini, tanpa data kemiskinan yang valid, kita sulit mengukur keberhasilan program,” jelasnya.
Pemerintah Kutim pun telah menyiapkan anggaran signifikan untuk program pengentasan kemiskinan, yang disalurkan melalui OPD terkait dan pemerintah desa.
“Memastikan data akurat menjadi kunci agar bantuan sosial sampai tepat sasaran dan potensi daerah bisa dimanfaatkan secara maksimal,” ujarnya.
Ernata menekankan bahwa kesuksesan program pengentasan kemiskinan hanya bisa terwujud jika pengelolaan dana dan data dilakukan dengan transparan dan bertanggung jawab.
“Sinergi antara pemerintah kabupaten, kecamatan, dan desa sangat diperlukan untuk menjamin efektivitas bantuan sosial,” tambahnya.ADV












