Kutai Timur — Diskominfo Kutai Timur memanfaatkan solar panel sebagai solusi untuk memperluas layanan digital di daerah-daerah terpencil yang masih mengalami keterbatasan listrik dan akses internet. Langkah ini juga mendukung pemasangan CCTV pada lokasi-lokasi rawan untuk meningkatkan keamanan.
Kepala Dinas Kominfo Kutim, Ronny Bonar, menjelaskan bahwa pengembangan layanan digital di Kutai Timur tidak bisa menunggu ketersediaan listrik dari PLN.
“Jika ada wilayah yang tidak memiliki akses listrik, kami menyediakan solar panel agar CCTV dan internet tetap beroperasi” ujarnya, Rabu (19/11/2025).
Ronny menekankan bahwa penggunaan solar panel tidak dimaksudkan untuk menggantikan kebutuhan listrik masyarakat, melainkan diprioritaskan untuk memastikan perangkat digital milik pemerintah bekerja dengan optimal.
“Tanpa suplai energi, tentu CCTV dan jaringan internet tidak dapat berjalan,” tambahnya.
Inisiatif ini sejalan dengan program penambahan titik pemantauan keamanan yang sedang dipercepat oleh Pemkab Kutim. Dengan dukungan solar panel, pemasangan fasilitas digital dapat dilakukan lebih cepat tanpa bergantung pada jaringan listrik PLN di wilayah tersebut. Ronny menyampaikan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemetaan area yang membutuhkan dukungan.
“Kami akan beradaptasi dengan situasi di lapangan serta keterbatasan anggaran. Yang pasti daerah yang memerlukan akan kami dukung,” ujarnya.
Pemanfaatan solar panel di wilayah terpencil diharapkan tidak hanya memperbaiki konektivitas dan sistem pengawasan, tetapi juga meningkatkan kecepatan respons pemerintah dalam menangani isu keamanan maupun kebutuhan komunikasi masyarakat.
Ia menambahkan bahwa inovasi ini merupakan langkah awal dalam mewujudkan pemerataan layanan digital di seluruh Kutai Timur, termasuk daerah yang selama ini masih blank spot.
“Dan kita akan melakukan pemantauan secara rutin untuk memastikan setiap perangkat digital yang menggunakan solar panel berfungsi dengan optimal ,” tutupnya.ADV












