Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Advertorial

Program Sigap Jalan Perkuat Respons Cepat Atasi Kerusakan Infrastruktur di Kutim

35
×

Program Sigap Jalan Perkuat Respons Cepat Atasi Kerusakan Infrastruktur di Kutim

Sebarkan artikel ini

Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) memperkenalkan program Sigap Jalan, sebuah inisiatif yang dirancang untuk mempercepat respons terhadap kerusakan jalan dan jembatan.

Program ini menjadi kanal komunikasi langsung yang menghubungkan masyarakat, pemerintah, dan perusahaan terkait, sehingga setiap laporan perbaikan bisa ditindaklanjuti dengan cepat tanpa menunggu proses penganggaran yang panjang.

Kepala Bidang Bina Marga, Wahasuna Aqla, menjelaskan bahwa Sigap Jalan memanfaatkan mekanisme pelaporan cepat, dimana warga dapat melaporkan kondisi jalan atau jembatan yang membutuhkan perhatian segera.

“Program ini kami rancang sebagai ruang komunikasi yang efektif. Dalam pelaksanaannya, kami berusaha memanfaatkan waktu sekitar 60 hari untuk menindaklanjuti laporan. Dari laporan yang masuk, ada sekitar 10 laporan kerusakan di Kecamatan Kaliorang dan Kaubun,” ujar Aqla, Senin (24/11/2025).

Plt. Kepala Dinas PUPR Kutim, Joni Abdi Setia, menambahkan bahwa tujuan utama Sigap Jalan adalah memberikan solusi cepat untuk masalah infrastruktur yang sifatnya mendadak dan tidak tercantum dalam dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) tahun berjalan.

“Kami berharap program ini bisa menjadi jawaban nyata atas kerusakan jalan dan jembatan yang memerlukan penanganan segera. Dengan Sigap Jalan, tindakan cepat bisa dilakukan tanpa harus menunggu proses anggaran formal,” katanya.

Joni menegaskan bahwa keberlanjutan program ini sangat penting agar setiap kerusakan yang dilaporkan dapat segera diperbaiki, sehingga mobilitas masyarakat tetap lancar dan risiko kerusakan lebih parah dapat diminimalkan.

“Semoga aksi ini bisa terus berjalan dan menjadi solusi permanen atas masalah infrastruktur yang sifatnya mendesak dan belum masuk dalam perencanaan anggaran resmi,” pungkasnya.

Melalui Sigap Jalan, pemerintah Kutim menegaskan komitmennya untuk meningkatkan pelayanan publik dan menjaga kualitas jaringan transportasi yang aman dan andal bagi seluruh warga.(ADV)