Timeskaltim.com, Samarinda – Meski sempat meragukan masyarakat Kalimantan Timur (Kaltim), program unggulan Gratispol Pendidikan yang dirancang oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud – Seno Aji kini sudah terealisasi dengan baik.
Kepada awak media, Rudy Mas’ud, menegaskan, dirinya bersama Seno Aji memandang bahwa idealnya pendidikan tidak boleh diangggal sebagai beban biaya bagi daerah, melainkan investasi besar untuk masa depan bangsa dan daerah.
“Pendidikan bukan bagian dari kos, tapi bagian dari investasi bangsa ini, khususnya untuk masa depan Kalimantan Timur. Kita harus mempersiapkan generasi emas yang mampu memutus rantai kemiskinan dan kebodohan. Satu-satunya jalurnya adalah pendidikan,” kata Rudy, Senin (17/11/2025).
Ia menekankan, seyogianya peningkatan produktivitas daerah, hanya dapat dicapai bila anak-anak Kaltim memiliki kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang memadai.
“Kalau ingin Kaltim memiliki produktivitas tinggi, maka SDM-nya juga harus tinggi. Standarnya S1, dan bagi yang ingin melanjutkan ke S2 atau S3, Iasyaallah sekolahnya gratis,” ujarnya.
Meski begitu ia tidak menapik, bahwa catatan penting bagi calon penerima bantuan, ialah harus memiliki domisili minimal tiga tahun di Benua Etam (julukan Kaltim)
Rudy mengingatkan bahwa dana GratisPol Pendidikan wajib digunakan secara optimal dan tepat sasaran, terutama untuk meringankan biaya studi mahasiswa melalui komponen Uang Kuliah Tunggal (UKT).
“Tidak boleh ada penyimpangan, tidak boleh ada penyalahan. Pengelolaan harus akuntabel, transparan, tertib administrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan kapan saja. Ini uang rakyat, amanah rakyat, untuk masa depan rakyat,” tegasnya.
Karena itu, ia meminta kepada seluruh pinpinan perguruan tinggi yang sudah menerima biaya GratisPol pendidikan, harus wajib memastikan manfaat program benar-benar sampai kepada mahasiswa yang membutuhkan.
Menanggapi progres perguruan tinggi swasta (PTS) yang belum menerima program, Rudy menyebut beberapa kampus masih dalam tahap melengkapi persyaratan.
“Kami memahami bahwa beberapa PTS masih dalam proses pemenuhan administrasi. Kami minta seluruh PTS menyelesaikan persyaratannya dengan cepat agar usulan bisa diajukan ke Biro Kesra dan diverifikasi BPKD sesuai mekanisme hibah daerah,” jelasnya.
Ia juga memastikan, bahwa Pemprov siap menyalurkan dana begitu seluruh proses dan prosedur terpenuhi.
“Pemerintah siap menyalurkan dana tersebut segera setelah semuanya lengkap,” tambahnya.
Di akhir penyampaian, orang nomor satu di Kaltim ini turut, memberikan apresiasi kepada para mahasiswa penerima manfaat beasiswa GratisPol pendidikan.
“Kepada para mahasiswa penerima manfaat GratisPol, kami ucapkan selamat. Kalian adalah putra-putri terbaik Kaltim,” tutupnya.(Adv/Diskominfo Kaltim/Has/Bey)












