Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
AdvertorialDiskominfo Provinsi Kaltim

Gubernur Kaltim Tegaskan Beasiswa Gratispol adalah Fondasi Generasi Emas 2045

224
×

Gubernur Kaltim Tegaskan Beasiswa Gratispol adalah Fondasi Generasi Emas 2045

Sebarkan artikel ini
Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud-Seno Aji bersama penerima manfaat UKT Pendidikan Gratis. (Hasbi/Times Kaltim)

Timeskaltim.com, Samarinda – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas’ud, menegaskan bahwa program beasiswa Gratispol merupakan langkah strategis Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim untuk membangun fondasi sumber daya manusia yang kuat, unggul, dan berdaya saing menuju Generasi Emas Indonesia 2045.

Dengan nada haru, Rudy Mas’ud, menyampaikan hal tersebut dihadapan para seluruh pimpinan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) penerima program Gratispoll, ribuan mahasiswa, perwakilan orang tua dan Pimpinan Forkopimda Provinsi Kaltim Kaltim.

Dalam acara Launching Proper “Peta Polpen dan Buku Pintar Gaspol Pendidikan” yang digelar di Gedung Olah Bebaya, Komplek Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada, Samarinda, pada Senin (17/11/2025).

Orang nomor satu di Kaltim itu, mengatakan bahwa program ini diwujudkan melalui penyerahan simbolis Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi 32.853 mahasiswa penerima beasiswa Gratispol.

Ia menegaskan bahwa tak hanya kegiatan seremonial. Kata dia, Pemprov Kaltim memastikan bahwa realisasi pencairan dana pendidikan sebesar Rp44.153.600.000 untuk tujuh perguruan tinggi negeri di Kaltim wajib tepat dan transparan.

“Ini adalah investasi strategis daerah. Komitmen kami jelas, membuka akses pendidikan yang lebih merata dan berkualitas bagi anak-anak Kalimantan Timur,” ucap haru Gubernur yang akrab disapa Harum itu.

Gubernur Rudy juga menegaskan bahwa Pemprov tidak hanya menggulirkan program, tetapi juga memastikan pemanfaatannya wajib tepat sasaran, sesuai dengan komitmennya bersama Seno Aji.

“Kami akan melakukan pengecekan dan memastikan bahwa bantuan UKT ini benar-benar langsung dimanfaatkan. Jangan menunggu. Gunakan segera untuk meringankan beban mahasiswa dan orang tua mereka,” ujarnya.

Rudy Mas’ud juga menekankan bahwa dukungan pendidikan Pemprov Kaltim, tidak hanya berhenti dijenjang dasar atau sarjana saja.

“Yang kita ingin lakukan hari ini adalah memastikan anak-anak Kaltim tidak berhenti di SMA, tidak berhenti di S1. Insya Allah mereka bisa lanjut ke S2 bahkan S3,” tegas Rudy.

Kendati demkian, Ia tak menampik bahwa sempat terjadi keterlambatan pencairan dana Gratispol. Akibat dari proses APBD Perubahan yang baru rampung di awal bulan. Meski begitu kini seluruh anggaran itu sudah bisa disalurkan.

“Izinkan kami memohon maaf atas keterlambatan itu. Sekarang semuanya sudah bisa kami percepat, tidak ada hambatan lagi,” jelasnya.

Rudy mengakui, meski Provinsi yang ia pimpin juga ditengah menghadapi pemangkasan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurutnya bahwa semangat Pemprov Kaltim tidak surut.

“Pemangkasan PAD tidak mengurangi komitmen kami. Tahun depan, seluruh mahasiswa dari semester awal sampai tingkat akhir akan mendapatkan GratisPol dari Pemprov Kaltim,” tandasnya.

Di akhir ia menjelaskan, program ini menjadi bagian dari visi besar Kaltim. Untuk memastikan tidak ada anak daerah yang kehilangan kesempatan kuliah hanya karena masalah biaya.

Untuk diketahui, berikut adalah rincian alokasi dana Gratispol untuk PTN di Kaltim:

Universitas Mulawarman: Rp22.454.300.000
Politeknik Negeri Samarinda: Rp6.382.100.000
UIN Sultan Haji Muhammad Idris Samarinda: Rp4.890.600.000
Institut Teknologi Kalimantan: Rp4.685.500.000
Poltekkes Kemenkes Samarinda: Rp3.562.940.000
Politeknik Pertanian Negeri Samarinda: Rp604.800.000. (Adv/Diskominfo Kaltim/Has/Bey)