Timeskaltim.com, Kukar – Lahan pertanian di wilayah Rapak Rabau, Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong, yang dulunya menjadi salah satu sentra padi sawah, kini berubah menjadi lahan tergenang akibat tidak optimalnya saluran irigasi.
Kondisi ini akhirnya mendapat perhatian serius dari Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, yang turun langsung meninjau lokasi tersebut pada Kamis (23/10/2025) lalu.
Kunjungan Bupati Aulia tidak hanya menjadi bentuk perhatian nyata pemerintah daerah, tetapi juga membawa semangat baru bagi para petani setempat.
Hal tersebut disampaikan oleh, Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Loa Ipuh, Lakir, mengaku sangat antusias dengan kehadiran orang nomor satu di Kukar itu.
“Kunjungan Bupati Aulia Rahman Basri ini adalah yang pertama kali ke sini. Ini jadi motivasi dan penyemangat bagi petani-petani di Kelurahan Loa Ipuh. Kami berharap lokasi ini dapat dilakukan pemeliharaan dan normalisasi irigasi,”ujar Lakir disela-sela kunjungan Bupati Kukar belum lama ini.
Menurutnya, wilayah tersebut sebenarnya sangat potensial untuk pertanian padi sawah. Namun, persoalan utama terletak pada sistem pengairan yang tidak berfungsi dengan baik.
“Kendala utama ada pada sistem pengairan. Sumber air sebenarnya ada, bahkan ada beberapa void yang bisa dimanfaatkan. Tapi saluran pembuangannya tidak ada,” terang Lakir.
“Akibatnya, sawah di sini sering tergenang dan banjir setiap kali hujan, karena tidak ada saluran irigasi pengeluaran,” tambahnya.
Dengan luasan lahan sekitar 200 hektar lebih itu, Lakir berharap, kunjungan Bupati kali ini menjadi langkah awal dalam upaya normalisasi dan perbaikan jaringan irigasi agar lahan mereka dapat kembali produktif. (Rob/Bey)










