Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Kukar

Peluncuran Inovasi Bunda PAUD Kukar “Anak Etam”

193
×

Peluncuran Inovasi Bunda PAUD Kukar “Anak Etam”

Sebarkan artikel ini
Peluncuran Inovasi Bunda PAUD Kukar “Anak Etam”. (Roby Sugiarto/Timeskaltim)

Timeskaltim.com, Kukar – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) terus berupaya memperluas akses pendidikan anak usia dini yang merata dan bermutu.

Hingga kini, sekitar 34 persen anak usia dini di Kukar masih belum terlayani secara optimal, menjadi tantangan besar dalam pembangunan sumber daya manusia sejak usia dasar.

Menyadari pentingnya kolaborasi, berbagai pihak di Kukar bergandeng tangan untuk memastikan setiap anak mendapatkan hak pendidikannya. Semangat inilah yang melatarbelakangi lahirnya Inovasi Bunda PAUD Kukar “Anak Etam”, yang resmi diluncurkan di Pendopo Odah Etam Tenggarong, Senin (13/10/2025) malam lalu.

Peluncuran dilakukan oleh Asisten II Sekretariat Daerah Kukar Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Ahyani Fadianur Diani, disaksikan oleh Ketua Bunda PAUD Kukar Andi Deezca Pradivhia Aulia Rahman, Camat Tenggarong Sukono, Plh Kepala Disdikbud Kukar Fujianto, serta sejumlah pengurus Pokja Bunda PAUD, HIMPAUDI, IGTKI, IGRA, AKSI, dan organisasi mitra lainnya.

Program “Anak Etam” merupakan satu dari sepuluh inovasi daerah yang diusulkan Kukar untuk memperkuat layanan pendidikan anak usia dini. Melalui pendekatan berbasis kolaborasi, program ini menitikberatkan pada perluasan jangkauan dan peningkatan kualitas pembelajaran PAUD di seluruh kecamatan.

Ahyani menegaskan, pendidikan anak usia dini merupakan pondasi penting bagi pembangunan manusia di masa depan.

“Memastikan setiap anak di Kukar mendapatkan akses terhadap PAUD yang bermutu bukan sekadar program, tetapi investasi jangka panjang untuk masa depan daerah,” ujarnya.

Ia menambahkan, peluncuran inovasi Bunda PAUD “Anak Etam” juga menjadi langkah strategis menjelang Apresiasi Bunda PAUD Tingkat Nasional. Selain memperkenalkan inovasi unggulan daerah, kegiatan ini sekaligus menunjukkan komitmen Kukar dalam memperkuat layanan pendidikan bagi anak usia dini.

“Harapannya, kegiatan ini bisa menjadi bagian dari proses seleksi yang membawa hasil terbaik bagi Kutai Kartanegara,” kata Ahyani.

Lebih lanjut, Ahyani menekankan bahwa keberhasilan program tidak akan tercapai tanpa kerja bersama seluruh pihak terkait.

“Launching inovasi ini adalah aksi nyata kolaborasi tangguh mewujudkan PAUD bermutu. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan para pendidik, orang tua, dan masyarakat,” ungkapnya.

Ia pun mendorong agar sinergi lintas sektor terus diperkuat, termasuk dengan membuka peluang kemitraan bersama pihak swasta untuk mendukung keberlanjutan program.

“Saat ini sudah banyak pihak yang bersinergi, baik dari OPD, organisasi, maupun elemen lain. Ke depan, kami juga berharap partisipasi pihak swasta bisa semakin besar dalam mendukung pelaksanaan program PAUD,” tutupnya. (Rob/Bey)