Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Kukar

Muara Jawa Lirik Ekowisata sebagai Arah Baru Penggerak Ekonomi

259
×

Muara Jawa Lirik Ekowisata sebagai Arah Baru Penggerak Ekonomi

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi pariwisata ekowisata. (Istimewa)

Timeskaltim.com, Kukar – Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), mulai menyiapkan langkah baru dalam pembangunan ekonomi lokal.

Setelah lama bertumpu pada sektor pertanian, wilayah ini kini melirik potensi ekowisata sebagai alternatif penggerak ekonomi masyarakat.

Selama ini, Muara Jawa dikenal sebagai salah satu sentra pertanian di Kukar. Namun, ketergantungan terhadap hasil tani dinilai tidak cukup untuk menopang kesejahteraan warga tanpa inovasi lain yang berkelanjutan.

Camat Muara Jawa, Muhammad Ramli, menyampaikan bahwa pertanian tetap menjadi sektor utama yang dijaga.

Sejumlah kelompok tani yang tergabung dalam gabungan kelompok tani (gapoktan) disebut masih aktif mengembangkan budidaya padi secara mandiri.

“Kami punya gapoktan yang cukup aktif. Mereka masih konsisten mengembangkan pertanian padi secara mandiri,” kata Ramli, pada Jumat (10/10/2025).

Meski demikian, Ramli melihat masih banyak potensi alam yang belum tergarap optimal, terutama di bidang pariwisata.

Ia menyebut, hingga kini Muara Jawa belum memiliki destinasi wisata umum yang dikelola secara profesional, selain beberapa kolam renang pribadi milik warga.

Salah satu yang mulai menarik perhatian pemerintah kecamatan adalah keberadaan danau alami bekas tambang dengan air berwarna biru jernih menyerupai laut.

Lokasi ini diyakini bisa menjadi daya tarik wisata baru jika dikelola dengan pendekatan ramah lingkungan.

“Airnya bening sekali, seperti laut. Kalau dikelola baik, bekas tambang ini bisa disulap jadi objek ekowisata yang menarik dan tentu saja ramah lingkungan,” ujarnya.

Menurut Ramli, langkah awal komunikasi dengan Dinas Pariwisata Kukar sudah dilakukan, meski baru sebatas penjajakan informal. Ia berharap potensi tersebut bisa mendapat perhatian lebih lanjut, baik dari pemerintah daerah maupun kalangan swasta.

“Kami sudah sampaikan ke Dinas Pariwisata secara informal. Harapan kami tentu agar kawasan ini bisa dilirik untuk ditata menjadi destinasi wisata baru,” katanya.

Ia menambahkan, pengembangan ekowisata bukan hanya tentang peningkatan ekonomi, tetapi juga menyangkut kesadaran masyarakat dalam menjaga kelestarian alam sekitar.

“Kalau ini bisa dikembangkan dengan baik, bukan hanya ekonomi yang bangkit, tapi juga semangat masyarakat untuk menjaga lingkungan sekitar,” ucapnya.

Dengan potensi alam yang masih terjaga dan semangat masyarakat yang tinggi, Muara Jawa kini bersiap menapaki arah baru pembangunan menggabungkan keberlanjutan ekonomi dengan pelestarian lingkungan. (Rob/Bey)