Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Samarinda

Dermaga Harapan Baru Bakal Direvitalisasi, Target Mulai Dibangun 2026

291
×

Dermaga Harapan Baru Bakal Direvitalisasi, Target Mulai Dibangun 2026

Sebarkan artikel ini
Tampak pintu masuk Dermaga Harapan Baru, Samarinda Seberang. (Berby/Times Kaltim)

Timeskaltim.com, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui Dinas Perhubungan (Dishub) tengah menyiapkan rencana pembangunan kembali Dermaga Harapan Baru yang dulunya dikenal sebagai Pelabuhan eks Ferry.

Revitalisasi dermaga yang terletak di kawasan Samarinda Seberang itu ditargetkan mulai dikerjakan pada tahun 2026.

Kepala Dishub Samarinda, Hotmarulitua Manalu, mengatakan bahwa Dermaga Harapan Baru memiliki nilai historis dan strategis. Sebab, sebelum berdirinya Jembatan Mahakam, pelabuhan ini berfungsi sebagai penghubung utama transportasi penyeberangan antara Samarinda Kota dan Samarinda Seberang.

“Sekarang, dermaga tersebut masih digunakan sebagai lokasi transit kapal taksi air (tugboat) dan ponton yang menunggu giliran lewat Jembatan Mahakam. Namun, kondisinya saat ini sudah tidak representatif, sehingga perlu dilakukan pembangunan ulang,” jelas Hotmarulitua, saat di temui di Balai Kota, Kamis (25/9/2025).

Menurutnya, Detail Engineering Design (DED) pembangunan dermaga sudah rampung sejak 2023. Saat ini, dokumen tersebut sedang dilakukan review ulang agar lebih sesuai dengan kebutuhan teknis dan efisiensi anggaran.

“DED-nya sudah ada sejak 2023, tapi kami minta konsultan untuk melakukan peninjauan ulang. Rencana eksekusi pembangunan akan dimulai pada 2026 dengan estimasi anggaran sekitar Rp30 miliar,” ungkapnya.

Dalam perencanaan terbaru, Dishub Samarinda menekankan aspek teknis demi keamanan dan kenyamanan dermaga. Salah satunya terkait dengan desain bollard (pengikat ponton) dan fender (penahan benturan kapal).

“Kami ingin agar posisi bollard ditempatkan di atas catwalk atau jetty, bukan disatukan dengan fender. Kalau digabung, kekuatan akan terfokus hanya pada fender dan itu berisiko,” paparnya.

Kadishub juga bilang, perencanaan ini sedang dihitung kembali oleh pihak konsultan, termasuk soal lebar catwalk apakah cukup 2 meter atau 3 meter untuk menahan beban tersebut.

Revitalisasi Dermaga Harapan Baru juga diharapkan menjadi salah satu sumber pendapatan daerah (PAD) baru bagi Kota Samarinda.

Pasalnya, dermaga ini dapat difungsikan kembali secara optimal sebagai pusat aktivitas transportasi air sekaligus fasilitas pendukung distribusi barang.

“Harapan kita, selain menjaga nilai historis, dermaga ini bisa menjadi salah satu pintu masuk pendapatan bagi daerah. Karena Samarinda memang butuh fasilitas transportasi sungai yang lebih modern dan layak,” pungkasnya. (Bey)