Timeskaltim.com, Samarinda – Anggota DPR RI daerah pemilihan (Dapil) Provisni Kalimantan Timur (Kaltim), Syafruddin, menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kepentingan masyarakat Kaltim, meski sebagian masyarakat menilai wakil rakyat di Senayan (julukan DPR RI) kurang merespons isu daerah akhir-akhir ini.
Kepada awak media, ia mengungkapkan bahwa kritik dari masyarakat adalah pengingat agar kinerja para wakil rakyat semakin maksimal.
“Terima kasih sudah memberi masukan dan peringatan. Kami tidak sedang mencari pembelaan, yang jelas kami tetap bekerja agar kepentingan Kaltim diperhatikan pemerintah pusat,” ungkapnya, pada Jumat (5/9/2025).
Ketua DPW PKB Kaltim itu juga menjelaskan, tidak semua kerja anggota dewan bisa disampaikan secara rinci kepada publik.
Sebagai contoh, kata dia, dirinya yang saat ini ditugaskan di Komisi XII yang membidangi ESDM,investasi, dan lingkungan hidup. Sehingga segala sesuatunya yang sifatnya teknis, tidak dapat dilaporkan satu per satu kepada masyarakat.
“Tidak mungkin semua detail kami sampaikan ke orang per orang. Yang jelas, kami fokus bekerja,” tegasnya.
Lebih lanjut, terkait dengan aksi unjuk rasa masyarakat di depan DPRD Kaltim pada (1/9/2025) kemarin. Ia mengakui, belum ada komunikasi langsung dengan DPRD Kaltim. Meski begitu, ia memastikan aspirasi yang muncul akan tetap diperjuangkan.
“Belum ada komunikasi langsung, tapi apa pun yang menjadi tuntutan masyarakat akan kami dorong,” jelasnya.
Selain itu, menyikapi soal kebijakan pemotongan tunjangan dan larangan perjalanan luar negeri bagi anggota dewan. Syafruddin menilai langkah itu sudah sesuai dengan keinginan rakyat.
“Saya setuju, karena ini memang kehendak masyarakat. Sebagai wakil rakyat, kita harus ikut apa maunya rakyat,” pungkasnya. (Has/Bey)












