Timeskaltim.com, Kukar – Suasana khidmat menyelimuti halaman Kantor Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), pada Minggu (17/08/2025) saat upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia (RI) digelar.
Meski langit mendung menaungi jalannya acara, semangat para peserta upacara tidak surut, terlebih ketika pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) sukses melaksanakan tugasnya dengan sempurna.
Untuk pertama kalinya, Bupati Kukar terpilih periode 2025–2030, Aulia Rahman Basri, bertindak sebagai inspektur upacara. Dengan mengusung tema nasional “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, ia menegaskan pentingnya menghidupkan kembali semangat perjuangan para pahlawan dalam menghadapi tantangan pembangunan daerah.
“Semangat perjuangan para pahlawan bangsa harus kita warisi dengan baik. Hari ini jiwa rela berkorban dan semangat membangun itulah yang kita harapkan dapat tumbuh di seluruh lapisan masyarakat Kukar, tidak hanya di pemerintahan, tapi juga di sektor swasta, desa, hingga unit pemerintahan terkecil,” ujar Aulia seusai upacara.
Ia menekankan bahwa nilai gotong royong merupakan kunci untuk mewujudkan kesejahteraan bersama. Menurutnya, kemerdekaan bukan hanya dirayakan dengan upacara, tetapi juga dihidupkan melalui kerja nyata untuk menjadikan bangsa lebih makmur.
“Semangat rela berkorban, semangat rela membangun, dan semangat gotong royong harus menjadi energi kita semua. Dari situlah bangsa ini bisa tumbuh lebih kuat dan lebih sejahtera,” tegasnya.
Bupati Aulia juga memberikan apresiasi kepada para Paskibraka yang menjalankan tugas pengibaran bendera dengan baik. Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga semangat kemerdekaan, terlebih di era yang penuh dinamika saat ini.
“Kami sangat mengapresiasi anak-anak Paskibraka yang telah melaksanakan tugasnya dengan sempurna. Dan kepada generasi Gen Z, kami harap peringatan HUT RI ke-80 ini dimaknai sebagai dorongan untuk terus berkarya nyata. Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara akan selalu mendukung pemuda-pemudi dalam mengembangkan potensi mereka,” tambahnya.
Lebih jauh, Aulia menegaskan arah pembangunan Kukar dalam lima tahun ke depan. Ia menyebut bahwa pemerintah daerah tengah berkomitmen menjadikan Kukar sebagai pondasi penting dalam pengembangan pusat pangan, pariwisata, dan industri hijau yang berkelanjutan.
“Kami berharap seluruh segi pembangunan dapat berjalan dengan baik. Apa yang kita cita-citakan bersama, yakni menjadikan Kukar sebagai pusat pangan, pariwisata, dan industri hijau berkelanjutan, dapat segera terwujud. Itulah bentuk nyata dari semangat kemerdekaan yang kita rayakan hari ini,” pungkasnya. (Rob/Bey)










