Timeskaltim.com, Kukar – Upaya peningkatan kesejahteraan perempuan di Kutai Kartanegara (Kukar) kembali mendapat perhatian serius dari Dinas Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak (DP3A). Melalui program pemberdayaan ekonomi, DP3A Kukar resmi meluncurkan Gerai Berkah Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA) Pijar, di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Melayu, Tenggarong, pada Sabtu (02/08/2025).
Gerai tersebut menjadi outlet pertama yang secara khusus disiapkan untuk menampung dan memasarkan produk-produk buatan PEKKA di Kukar. Dan, mengapa harus di Kelurahan Melayu dipilih sebagai lokasi pertama lantaran wilayah ini mencatat jumlah anggota PEKKA tertinggi, yakni mencapai 485 PEKKA.
Melalui, Plt Kepala DP3A Kukar, Hero Suprayitno, menyebut peluncuran ini merupakan langkah awal dari program strategis yang bertujuan memperkuat kemandirian ekonomi perempuan, terutama yang menjadi tulang punggung keluarga.
“Ini adalah wujud nyata komitmen kami dalam mendukung program pemberdayaan ekonomi bagi perempuan kepala keluarga atau PEKKA. Kami ingin gerai ini menjadi wadah bagi para ibu-ibu yang memiliki produk, baik makanan maupun kerajinan, agar bisa dipasarkan secara lebih luas,” ujar Hero saat diwawancarai awak media di lokasi kegiatan.
Ia menegaskan, program ini tidak akan berjalan sendiri. DP3A Kukar akan terus bersinergi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain seperti Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Koperasi dan UKM, serta Dinas Perikanan dan Kelautan (DPK) untuk mendukung pengembangan program ini agar tetap berjalan dengan baik.
Lanjutnya, dari berbagi dinas tadi, DPK merupakan OPD yang sangat dapat membantu dalam penguatan bahan baku, sebab kelompok PEKKA sendiri menjual produknya dengan makanan olahan dengan bahan dasar ikan. Hal ini pun sejalan dengan program gemar makan ikan guna memenuhi kebutuhan gizi dengan tujuan memerangi stunting.
“Kami ingin memberdayakan perempuan, sekaligus mendukung ketahanan pangan lokal. Oleh karena itu, kolaborasi dengan Dinas Perikanan sangat penting agar ekosistem bahan baku dari para pelaku PEKKA ini tetap terjaga,” tambahnya.
Lebih lanju, Heru mengungkapkan, peluncuran Gerai Berkah PEKKA Pijar ini menjadi pilot project dari rencana besar DP3A Kukar yang menargetkan hadirnya outlet serupa di seluruh kecamatan. Dengan total 40 ribu perempuan kepala keluarga di Kukar, dan sebanyak 2.130 orang di Tenggarong, program ini diharapkan mampu menjadi pengungkit perekonomian keluarga.
Tak hanya mengandalkan program internal, Hero juga mengajak media massa untuk turut membantu menyebarluaskan informasi mengenai program-program pemberdayaan ini.
“Peran media sangat penting agar masyarakat luas mengetahui dan mendukung gerakan ini. Kami berharap sinergi ini bisa membawa manfaat nyata bagi para perempuan kepala keluarga di Kukar,” pungkasnya. (Rob/Bey)










