Timeskaltim.com, Kukar – Suasana panas terik di Jalan Masjid, RT 14, Kelurahan Sangasanga Dalam, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), mendadak berubah mencekam. Pada Rabu (22/07/2035) sekitar pukul 13.00 WITA, si jago merah berhasil melalap enam rumah warga dan menelan satu korban jiwa.
Saat di konfirmasi, Lurah Sangasanga Dalam, Sri Wahyuni Ermawati, kebakaran terjadi tak lama setelah waktu salat Dzuhur. Asap tebal tiba-tiba muncul dari rumah di samping Masjid Al-Ma’rif, mengejutkan warga sekitar.
“Habis Dzuhur itu ada asap tebal dari rumah di samping masjid. Warga kaget melihat dan segera menyelamatkan yang ada di sana sambil melapor ke Damkar,” ungkap Wahyuni.
Api yang membesar dengan cepat dipicu oleh cuaca ekstrem dan angin kencang, membuat proses pemadaman semakin sulit. Ditambah lagi kondisi Sungai Mahakam yang sedang surut menyebabkan keterbatasan air untuk pemadaman.
Setelah lebih dari satu jam berjibaku, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.49 WITA. Dalam insiden ini, delapan kepala keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal mereka. Selain kerugian materi berupa tiga unit sepeda motor dan satu perahu yang terbakar, peristiwa ini juga merenggut nyawa seorang lansia berinisial G.
G diketahui merupakan penderita stroke yang sehari-harinya dirawat oleh keluarganya. Meski warga, keluarga, Babinsa, dan relawan telah berusaha keras mengevakuasinya, G tidak sempat diselamatkan dan ditemukan meninggal dunia di lokasi.
“Kata warga, ada empat orang yang sampai menceburkan diri ke Sungai Mahakam untuk menyelamatkan diri. Karena suasana memang panas dan angin kencang, jadi api cepat sekali membesar,” tambah Wahyuni.
Wahyuni menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu proses evakuasi dan pemadaman, termasuk tim pemadam kebakaran dari Anggana, Muara Jawa, Palaran, dan Samarinda.
“Alhamdulillah cepat padam, dan kami turut berduka atas keluarga yang ditinggalkan akibat musibah ini,” tuturnya.
Hingga berita ini diterbitkan, penyebab api masih dilakukan penyelidikan oleh Pihak kepolisian guna mengetahui asal muasal kebakaran tersebut. (Rob/Bey)










