Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Samarinda

AJI Samarinda Kecam Intimidasi terhadap Jurnalis oleh Ajudan Gubernur Rudy Mas’ud

277
×

AJI Samarinda Kecam Intimidasi terhadap Jurnalis oleh Ajudan Gubernur Rudy Mas’ud

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi kecamaman terhadap pers. (Ist)

Timeskaltim.com, Samarinda – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Samarinda, mengecam keras tindakan intimidasi terhadap jurnalis yang dilakukan oleh ajudan Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, saat sedang melaksanakan tugas peliputan.

Dua insiden terjadi dalam waktu berdekatan. Pertama, pada Sabtu (19/7/2025) malam, seorang ajudan pria secara kasar menghentikan wawancara jurnalis dengan Rudy Mas’ud, yang disertai gestur intimidatif seeta kontak fisik terhadap beberapa wartawan.

Kedua, pada Senin (21/7/2025), ajudan perempuan Rudy Mas’ud melontarkan ancaman verbal kepada seorang jurnalis saat sesi wawancara cegat atau doorstop, bahkan mencatat identitasnya setelah wawancara berakhir.

Meski tidak berlanjut ke kekerasan fisik yang lebih jauh, AJI menilai tindakan tersebut sebagai bentuk penghalangan kerja jurnalistik, dan tindakan intimidasi terhadap kebebasan pers. Perilaku seperti ini jelas melanggar Undang-Undang No. 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Oleh karena itu, AJI Samarinda mendesak agar Rudy Mas’ud menyampaikan permintaan maaf terbuka atas tindakan ajudannya.

Mengvaluasi terhadap sikap ajudan juga penting untuk dilakukan, termasuk pemberian sanksi kepada oknum yang melanggar etika.

AJI juga mengingatkan bahwa jurnalis adalah mitra dalam demokrasi, bukan kemudian ancaman. Maka dari itu pejabat publik dan aparatur pengamanan wajib menghormati kerja-kerja jurnalistik. (Has/Bey)