Timeskaltim.com, Samarinda — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya di sektor pertanian.
Hal ini disampaikan secara tegas oleb Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, usai menyerahkan bantuan dari Yayasan Swatantra Mandiri Pangan Nusantara (YSMPN) kepada SMK Al Jabal Nur Samboja, dan yayasan pendidikan lainnya yang, dilaksanakan belum lama ini.
Ia menegaskan bahwa dibawah kepemimpinan Gubernur Rudy Mas’ud, Pemprov Kaltim akan terus menjalankan program strategis seperti Gratispol dan Jospol.
Salah satu yang akan fokus untuk aktif mempersiapkan SDM unggul, dibidang pertanian dan peternakan.
“Melalui program Gratispol, kami bertekad meningkatkan kapasitas SDM lokal, khususnya di sektor pertanian. Ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap program nasional Presiden Prabowo untuk mencapai swasembada pangan pada 2026,” ungkap Seno belum lama ini.
Ia menambahkan bahwa pencapaian swasembada pangan, menjadi prioritas penting Pemprov Kaltim, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.
Lebih lanjut, orang nomor dua di Kaltim ini mengatakan bahwa Pemprov memiliki tanggung jawab moral, untuk mempersiapkan generasi muda yang andal dalam, pengembangan pertanian dan peternakan lokal.
“Kita berharap SDM yang dibina melalui program ini nantinya akan menjadi motor penggerak swasembada pangan di Kaltim,” ujarnya.
Bahkan besar harapannya agar minat generasi muda terhadap dunia pertanian kembali tumbuh.
Oleh karena itu mengajak anak-anak muda Kaltim untuk tidak ragu terjun dan berinovasi dalam sektor pertanian maupun peternakan.
“Kami mendambakan anak-anak muda Kaltim kembali menekuni pertanian dan peternakan. Ini adalah jalan mulia dan strategis demi kemandirian daerah,” imbuhnya.
Terakhir, ia mengajak pemerintah pusat, lembaga dan yayasan nasional agar turut serta dalam mendukung peningkatan kapasitas SDM pertanian dan peternakan di Kaltim.
“Kami sangat berharap adanya peran serta dari lembaga-lembaga pusat untuk ikut mendampingi pengembangan SDM pertanian di daerah kami,” tutupnya. (Adv Diskominfo Kaltim/Has/Bey)












