Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Samarinda

Gubernur Kaltim Sebut Sinergi Legislatif-Eksekutif Krusial

323
×

Gubernur Kaltim Sebut Sinergi Legislatif-Eksekutif Krusial

Sebarkan artikel ini
Gubernur Provinsi Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud. (Muhammad Hasbi/ Times Kaltim)

Timeskaltim.com, Samarinda – Gubernur Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas’ud, sebut pentingnya membangun sinergitas antara legislatif dan eksekutif, dalam menjalankan roda pemerintahan.

Rudy Mas’ud bilang bahwa kolaborasi yang baik, antara kedua lembaga menjadi kunci keberhasilan untuk melakukan pembangunan yang berpihak pada masyarakat Bumi Etam (julukan Kaltim).

“Eksekutif menyusun program dan anggaran, sementara DPRD memiliki kewenangan anggaran. Tanpa dukungan legislatif, pemerintahan tidak bisa berjalan,” ungkapnya, kepada wartawan Timeskaltim.com, Kamis (10/4/2025).

Ia juga menyebutkan bahwa pembangunan infrastruktur dasar, seperti peningkatan akses pendidikan, layanan kesehatan, dan Infrastruktur yang memadai masih menjadi kebutuhan yang harus dipenuhi kedepan.

Hal tersebut, semata-mata dilakukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta meningkatkan tingkat kesejahtraan masyarakat.

“Ekonomi tidak bisa berkembang jika jalan dan fasilitas dasar masih tertinggal,” tegasnya.

Kendati demikian, orang nomor satu di Kaltim ini juga menyoroti masih timpangnya pembangunan infrastruktur di Kaltim. Ia mengakui, kondisi di sejumlah Kota besar mulai membaik, namun banyak wilayah Kabupaten, terutama di daerah terpencil, masih kekurangan infrastruktur dasar.

Selain itu, ia juga membeberkan saat menggelae kunjungannya ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS), Samarinda
Ia juga mengakui bahwa kondisi fasilitas kesehatan saat ini dinilai sudah melebihi kapasitas.

RSUD AWS tersebut, kata dia, kini tak lagi mampu menampung lonjakan pasien yang berasal dari berbagai daerah, termasuk Kalimantan Utara (Kaltara).

“Fasilitasnya sudah terlalu padat. Kita harus menambah berbagai fasilitas kebutuhan di RSUD AWS. Bila perlu kita juga harus segera membangun rumah sakit baru yang lebih representatif,” bebernya.

Diakhir wawancara Ia menegaskan, sudah seyogianya penyediaan infrastruktur, pendidikan, dan layanan kesehatan yang layak, adalah bentuk tanggung jawab negara dalam menjamin kesejahteraan masyarakat. (Has/Bey)